KETIK, JAKARTA – Hari ini, 8 Agustus 2026, menandai 59 tahun berdirinya Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sejak deklarasi di Bangkok, Thailand, pada tahun 1967.

Penandatanganan deklarasi oleh lima negara ini menandakan simbol persahabatan dan komitmen bersama untuk membangun kawasan yang damai dan sejahtera.

Hari ini, 8 Agustus 3026 merupakan hari ulang tahun (HUT) ke-59 ASEAN. Sudah tahu berapa negara anggotanya sekarang dan siapa saja tokoh penggagasnya?

Para Pendiri

ASEAN yang berdiri di Bangkok, Thailand ini digagas oleh lima tokoh. Mereka yakni.

Baca Juga:
Grand Final Puteri Indonesia 2025 Bakal Dihadiri 4 Ratu Kecantikan Internasional

1. Adam Malik.

Adam Malik adalah tokoh penting Indonesia yang menjadi salah satu pendiri ASEAN. Saat penandatanganan Deklarasi Bangkok, ia hadir mewakili Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Menteri Luar Negeri 

2. Tun Abdul Razak

Tun Abdul Razak adalah wakil perdana Menteri Malaysia yang ikut menandatangani Deklarasi Bangkok. Dengan kehadirannya menandakan bahwa, ia merupakan salah satu dari lima tokoh pendiri organisasi ASEAN.

3. S. Rajaratman

S. Rajaratman adalah Menteri Luar Negeri Singapura yang juga hadir dalam Deklarasi Bangkok.

Ia hadir mewakili Singapura untuk ikut merumuskan dan penandatanganan dokumen berdirinya organisasi kawasan Asia Tenggara.

4. Thanat Khoman

Thanat Khoman, adalah Menteri Luar Negeri Thailand, yang juga menjadi salah satu tokoh pendiri ASEAN.

5. Narciso Ramos

Narciso Ramos, adalah Menteri Luar Negeri Filipina yang juga ikut menandatangani Deklarasi Bangkok. Penandatanganan tersebut membuat Narciso Ramos menjadi salah satu tokoh pendiri ASEAN.

Jumlah Negara ASEAN

Seiring berjalannya waktu, anggota ASEAN saat ini memiliki 11 negara anggota. Jumlah ini bertambah dari yang sebelumnya lima negara, setelah Timor Leste resmi bergabung.

Negara-negara anggota ASEAN saat ini adalah:

1. Indonesia bergabung 8 Agustus 1967

2. Malaysia bergabung 8 Agustus 1967

3. Singapura bergabung 8 Agustus 1967

4. Thailand bergabung 8 Agustus 1967

5. Filipina bergabung 8 Agustus 1967

6. Brunei Darussalam bergabung 7 Januari 1984

7. Vietnam bergabung 28 Juli 1995

8. Laos bergabung 23 Juli 1997

9. Myanmar bergabung 23 Juli 1997

10. Kamboja bergabung 30 April 1999

11. Timor Leste bergabung 26 Oktober 2025