Survei PKAEN-PS2PM: 35,4% Dukung Boikot Produk Israel, Soroti Dampak Ekonomi dan Solidaritas Agama

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Aziz Mahrizal

11 Mei 2025 17:49

Thumbnail Survei PKAEN-PS2PM: 35,4% Dukung Boikot Produk Israel, Soroti Dampak Ekonomi dan Solidaritas Agama
Direktur PKAEN, Edo Segara Gustanto (paling kiri) saat memaparkan hasil survei boikot produk terafiliasi Israel, di Sleman pada Sabtu, 10 Mei 2024. (Foto: Edo for Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Lembaga riset Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara (PKAEN) bersama Pusat Studi Siyasah dan Pemberdayaan Masyarakat (PS2PM) Yogyakarta mengungkap hasil survei terbaru mengenai pengaruh sosial dan ekonomi dari gerakan boikot terhadap produk-produk yang diasosiasikan dengan Israel di Indonesia.

Disebutkan dari 810 responden yang disurvei dan dilakukan di 4 kota (Yogyakarta, Lombok, Pekanbaru dan Bandung). Sebanyak 35.4 persen responden mendukung aksi boikot produk terafiliasi Israel dan 43 persen menyatakan motif kemanusiaan sebagai dukungan terhadap boikot.

Namun dalam survei tersebut juga terungkap temuan menarik, bahwa responden sepakat aksi boikot berdampak terhadap pekerja 80 persen dan 72 persen terhadap perusahaan. Temuan survei juga terungkap sebanyak 85.2 persen responden mengatakan pentingnya verifikasi informasi sebelum melakukan aksi boikot.

Survei ini mengindikasikan bahwa gerakan boikot tersebut membawa dampak besar bagi sejumlah perusahaan, baik dalam hal penurunan penjualan, kerusakan citra merek, hingga berdampak pada sektor ketenagakerjaan.

Baca Juga:
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Direktur Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara (PKAEN), Edo Segara Gustanto, mengungkapkan bahwa tekanan ekonomi akibat boikot menyebabkan sejumlah perusahaan menutup gerai di berbagai daerah, yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

“Dampak boikot tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga menyentuh ranah sosial dan psikologis,” ungkap Edo, Sabtu, 10 Mei 2024.

Menurut Edo, gerakan boikot mampu membangun rasa solidaritas keagamaan di kalangan masyarakat. Namun, potensi munculnya ketegangan sosial, tekanan terhadap pekerja lokal, serta perpecahan sosial juga menjadi hal yang harus diwaspadai. Oleh karena itu, edukasi yang proporsional dan adil menjadi sangat penting dalam merespons isu ini.

Edo menilai, boikot ini memperkuat solidaritas keagamaan di masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan potensi ketegangan dan perpecahan sosial, serta tekanan terhadap pekerja lokal. Oleh karena itu, edukasi yang proporsional dan adil menjadi sangat penting dalam menyikapi isu ini.

Baca Juga:
Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM

Turut hadir dalam kesempatan itu Dosen Fakultas Ekonomi IAIN Gorontalo yang juga merupakan tim riset PKAEN, Rifadli Kadir. Hadir pula Dewan Pakar PS2PM Yogyakarta sekaligus dosen program doktor di FIAI UII, Dr. Muslich KS, M.Ag., dan Ketua MUI DIY, Prof. Dr. Machasin, M.A.

Prof Machasin menilai gerakan boikot merupakan bentuk dukungan moral bagi perjuangan rakyat Palestina. Meski demikian, Prof Machasin menegaskan pentingnya informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dari lembaga-lembaga resmi agar tidak berdampak negatif bagi masyarakat Indonesia.

Senada dengan itu, Muslich KS menilai bahwa publikasi hasil survei ini krusial sebagai landasan pertimbangan masyarakat terkait boikot. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya kejelasan daftar produk yang memiliki afiliasi dengan Israel untuk menghindari kesalahan sasaran.

“Butuh kajian lanjutan dan tindakan dari ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah untuk memberikan pemahaman yang tepat,” kata Muslich.(*)

Baca Sebelumnya

KAI Daop 8 Surabaya Layani 178 Ribu Penumpang Selama Perayaan Waisak

Baca Selanjutnya

Bank Indonesia Catat Nilai Tukar Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS

Tags:

Boikot Produk Israel Survei PKAEN Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara Israel Palestina

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar