KETIK, LEBAK – PT Steel Pipe Industry of Indonesia (SPINDO) akan membangun jaringan pipanisasi air bersih sepanjang 2.100 meter di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Program ini merupakan bagian dari CSR Tematik Semester II Tahun 2026 SPINDO yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur air bersih di daerah membutuhkan. Total penerima manfaat program ini kurang lebih 234 kepala keluarga (KK) serta beberapa fasilitas umum, di antaranya SD, masjid, musala, madrasah, dan PAUD.
Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kabupaten Lebak, Rahmat, mengatakan SPINDO rutin menyalurkan CSR ke pemerintah daerah setiap tahun sekali di satu kabupaten per provinsi.
"CSR SPINDO yang rutin memberikan CSR ke kabupaten setiap tahun 1 kali kabupaten di satu provinsi," kata Rahmat kepada wartawan, Rabu (30/9/2026).
Menurut Rahmat, pada semester ini bantuan diarahkan ke Desa Hegarmanah berupa jaringan pipa baja galvanis antikarat.
Baca Juga:
Bapenda Lebak Akui Pengawasan Pajak Tambang Belum Digital"Semester tahun ini SPINDO akan memberikan CSR berupa pipanisasi air bersih menggunakan pipa baja galvanis anti karat di Desa Hegarmanah Kecamatan Cibeber sepanjang 2100m," ujarnya.
Berdasarkan dokumen survei, jaringan menggunakan pipa berdiameter 2 inci, 1,5 inci, dan 1 inci untuk mengalirkan air dari sumber mata air ke permukiman warga.
Hasil survei menunjukkan warga Hegarmanah masih mengandalkan sumber air alami karena sistem distribusi yang ada belum memadai. Tim juga menemukan sumber mata air yang potensial dimanfaatkan, dengan jalur pipa dirancang mengikuti kondisi geografis setempat.
SPINDO telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Pemkab Lebak melalui Dinas PUPR agar program sesuai kebutuhan dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Janji 3 September 2026 Meleset, Warga Huntara Lebakgedong Tagih Pembangunan HuntapSebelumnya, Desa Hegarmanah mengajukan permohonan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui Dinas PUPR, yang kemudian menjadi bahan penentuan lokasi CSR.
Pembangunan jaringan ini diharapkan memperkuat akses air bersih sekaligus menjadi kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar warga. (*)