KETIK, LOMBOK TENGAH – MotoGP Indonesia 2026 yang digelar di Sirkuit Mandalika, NTB resmi berakhir, Minggu, 11 Oktober 2026.

Seri ke-17 MotoGP ini dimenangkan oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi di kelas MotoGP.

Sedangkan di kelas Moto2, Izan Guevara dari BLU CRU Pramac Yamaha. Moto3 diraih Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team. Quiles sekaligus mengunci gelar juara dunia Moto3 di Sirkuit Mandalika kebanggaan Indonesia.

Indonesia patut berbangga sebab balapan di tanah air tahun ini merupakan pertama kalinya yang diikuti oleh dua pembalap asal Indonesia yang berlaga di kelas Moto 2 dan Moto 3 sekaligus.

Mereka adalah Mario Suryo Aji (Moto 2) dan Veda Ega Pratama (Moto 3). Keduanya merupakan pembalap Honda Team Asia (HTA).

Baca Juga:
Veda Naik ke Peringkat 7 Klasemen Moto3 usai Finis ke-6 GP Mandalika

Sebagai wujud kesetiaan dan nasionalisme, baik Mario maupun Veda yang sukses menyeselaikan balapan, sempat mengibarkan bendera merah putih mengelilingi lintasan 4,301 KM tersebut.

Berkibarnya Bendera Merah Putih di Sirkuit kebanggaan Indonesia, ternyata ada sosok di balik layar yang berjuang memfasilitasi selebrasi yang disambut tepuk tangan meriah para penonton.

Dia adalah Kiagus Firdaus. Pria yang akrab disapa Kia tersebut datang dari Malang sengaja memberikan dukungan untuk pembalap Indonesia sebagai local heroes, Mario dan Veda.

"Memang saya membawa dua bendera lengkap dengan tiangnya. Niatnya supaya dikibarkan oleh Mario dan Veda. Supaya masyarakat paham bahwa kita tidak hanya menjadi penonton, tapi juga mengambil peran di ajang balap motor paling bergengsi di dunia," ujar Kia saat diwawancarai Ketik.com, Minggu, 11 Oktober 2026.

Baca Juga:
Ini Kata Veda Ega Usai Finis Posisi 6 dan Raih 10 Poin di Moto3 Mandalika!

Sejak sesi latihan, Kia mulai berkomunikasi dengan Dirut MGPA Ananda Mikola untuk meminta izin menyerahkan dua Bendera Merah Putih agar dikibarkan Mario dan Veda di akhir race.

"Nah, bagus ini. Saya bangga karena masih ada yang memikirkan nasionalisme," tutur Ananda Mikola.

Berkat perjuangan itulah Bendera Merah Putih berhasil dikibarkan dengan gagah dan terhormat di atas lintasan sirkuit kebanggaan Indonesia. 

Berikut profil lengkap Kiagus Firdaus:
Kia merupakan putera daerah Pagaralam, Sumatera Selatan.

Sejak duduk di bangku SMP, Kia sudah tinggal di Kota Malang hingga menyeselaikan studi S-1 di Universitas Brawijaya, S-2 di Universitas Merdeka Malang dan kini tengah menyeselaikan disertasi program Doktoral di Universitas Brawijaya.

Kia dikenal sebagai sosok mediapreneur muda yang mencetuskan tagline Media Kolaborasi Indonesia. Dia merupakan founder dan owner Ketik.com, media nasional yang menyajikan berita aktual dengan konsep kolaborasi seluruh Indonesia.

Kia juga aktif sebagai pengurus di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat. Dia juga sebagai pengurus DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), termasuk di DPD HKTI Jawa Timur.

Kia juga aktif sebagai Sekretaris I di Kwarda Pramuka Jawa Timur. Tak hanya itu, di tengah kesibukannya, ada fakta unik yang tidak banyak diketahui.

Kia ternyata juga Ketua RT di tempat tinggalnya di Kota Malang. Dia juga menjadi Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cemorokandang, Kota Malang.

Itulah profil Kiagus Firdaus yang menaruh perhatian khusus terhadap pencapaian prestasi atlet balap di Indonesia, terutama mengawal Mario Aji sejak awal berlaga Moto3 hingga Moto2. (*)