Sosok Marsma TNI Fajar Adriyanto, Pilot F-16 yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat di Bogor

Jurnalis: Asyraf Zayd
Editor: Mustopa

3 Agt 2025 21:38

Headline

Thumbnail Sosok Marsma TNI Fajar Adriyanto, Pilot F-16 yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat di Bogor
Mantan Kadispen AU, Marsma TNI Fajar Adriyanto (Foto: Dok. TNI AU)

KETIK, JAKARTA – Mantan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU), Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto gugur saat menjalani misi latihan profisiensi penerbangan olahraga dirgantara, Minggu, 3 Agustus 2025.

Marsma Fajar mengalami kecelaakaan saat menerbangkan pesawat latih Microlight Fixedwing Quicksilver GT 500 dengan nomor register PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Marsma Fajar yang bertindak sebagai pilot ditemukan di sekitar TPU Astana, Bogor, Jawa Barat setelah pesawat yang ditumpanginya sempat hilang kontak usai lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja.

Kejadian tersebut tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga besar TNI Angkatan Udara. Mengingat, Marsma Fajar merupakan seorang perwira yang cukup berprestasi. Dia adalah penerbang F-16 Fighting Falcon dengan callsing Red Wolf.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Pendidikan dan Jabatan

Marsma Fajar merupakan perwira TNI kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 20 Juni 1970. Ia adalah lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1992 yang sebelumnya mengenyam pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Malang.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya selama berdinas di TNI Angkatan Udara. Marsma Fajar pernah menjadi Kasi Base Ops Dinas Operasi Lanud Iswahyudi hingga menjadi Komandan Skadron 3 Lanud Iswahyui.

Pada tahun 2017, Marsma Fajar pernah dipercaya sebagai Komandan Lanud Manuha, pangkalan udara militer yang berbasis di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Setelah itu, ia diangkat sebagai Kadispen AU hingga 2020.

Baca Juga:
Jejak Trio Agus Purwono: Dari Ketua BEM Hingga Jadi Wakil Ketua DPRD Kota Malang

Sejak 6 Desember 2024 sampai sekarang, Marsma Fajar menjabat sebagai Kapoksahli Kodiklatau.

Terlibat Insiden Bawean 2003

Marsma Fajar merupakan salah satu pilot F-16 TNI AU yang ikut terlibat dalam insiden Bawean 2003. Kejadian yang dimaksud saat TNI AU terlibat duel udara dengan F/A-18 Hornet milik Angkatan Laut Amerika Serikat.

Saat itu, Marsekal Muda TNI Teddy Sumarno yang menjabat sebagai Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional mengirimkan dua pesawat tempur F-16 B untuk melakukan misi mencegat, mengidentifikasi dan mengusir mereka dari wilayah udara Indonesia.

Pesawat tempur TNI AU terlibat perang radar dengan F/A-18 Hornet milik Angkatan Laut AS. Hingga akhirnya, penerbangan dengan callsign Falcon Flight tersebut mampu memaksa pesawat Angkatan Laut AS menjauh dari wilayah Kedaulatan Indonesia.

Prestasi

Sejumlah penghargaan diraih oleh Marsma Fajar. Saat menjabat sebagai Komandan Lanud Manuhua, ia berhasil mendapat penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Biak Numfor pada 2018.

Setahun kemudian, Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) yang dipimpinnya mampu meraih penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Koripsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari KemenpanRB.

Marsma Fajar juga mampu menjadi peraih tesis terbaik ketika menempuh pendidikan magister di Universitas Pertahanan Indonesia. Kala itu, ia mengangkat tesis berjudul "Pengerahan Kekuatan Udara (Air Power) dalam Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana di daerah Terpencil".

Baca Sebelumnya

SWI Aceh Singkil Dukung Penunjukan Edi Widodo sebagai Pj Sekda

Baca Selanjutnya

Eduardo Perez Beri Sinyal Tak Tambah Pemain Asing Persebaya, Ini Alasannya

Tags:

Marsma TNI Fajar Adriyanto pesawat jatuh Bogor profil TNI Angkatan Udara AU

Berita lainnya oleh Asyraf Zayd

Trending Sepekan: SMAN 8 Kota Malang Upacara di Jalan Raya hingga Pemkab Pacitan Usulkan 1.641 PPPK Paruh Waktu

24 Agustus 2025 17:08

Trending Sepekan: SMAN 8 Kota Malang Upacara di Jalan Raya hingga Pemkab Pacitan Usulkan 1.641 PPPK Paruh Waktu

OTT Noel Wamenaker Buka Kedok Mafia Urus Sertifikasi K3 Perusahaan Tembus 69M Durasi 5 Tahun

24 Agustus 2025 16:16

OTT Noel Wamenaker Buka Kedok Mafia Urus Sertifikasi K3 Perusahaan Tembus 69M Durasi 5 Tahun

3 Lowongan Kerja Sepekan: KBRI hingga PT Semen Jakarta

24 Agustus 2025 13:30

3 Lowongan Kerja Sepekan: KBRI hingga PT Semen Jakarta

Wamenaker Noel Jadi Tersangka, KPK Ungkap Modus Pemerasan Pengurusan Sertifikat K3

22 Agustus 2025 22:09

Wamenaker Noel Jadi Tersangka, KPK Ungkap Modus Pemerasan Pengurusan Sertifikat K3

BNI Apresiasi dan Tingkatkan Kapasitas Agen46 di Surabaya Lewat Gathering

22 Agustus 2025 21:13

BNI Apresiasi dan Tingkatkan Kapasitas Agen46 di Surabaya Lewat Gathering

Kostum Profesi Semarakkan Pesta Lomba Kemerdekaan di Swiss-Belinn Manyar Surabaya

18 Agustus 2025 18:05

Kostum Profesi Semarakkan Pesta Lomba Kemerdekaan di Swiss-Belinn Manyar Surabaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar