KETIK, MALANG – Pelantikan pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPP Apersi) masa bakti 2026–2031 di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026, menjadi babak baru bagi H. Makhrus Sholeh. Dalam kepengurusan tersebut, pengusaha asal Kabupaten Malang ini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Apersi, mendampingi Ketua Umum Deddy Indrasetiawan.

Penunjukan itu menjadi pengakuan atas perjalanan panjang Makhrus di industri properti. 

Di balik perannya sebagai salah satu tokoh pengembang nasional, tersimpan kisah panjang perjuangan seorang anak petani dari Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang pernah mengubur impian kuliah demi menyambung hidup.

Makhrus sebenarnya sempat bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Inspirasi itu datang setelah membaca kisah seorang peternak sukses di Amerika Serikat yang mampu membangun kekayaan dari usaha peternakan. Namun, takdir berkata lain.

Pada 1997, ketika baru lulus dari SMAN 1 Turen dan bersiap memasuki bangku kuliah, sang ayah meninggal dunia. Kondisi ekonomi keluarga membuat impiannya berkuliah harus ditunda. Sebagai anak petani, ia memilih bekerja untuk membantu keluarga.

Baca Juga:
Pengurus Baru Apersi Dilantik, Siap Geber 120 Ribu Rumah Subsidi hingga Akhir 2026

Pilihan yang tersedia saat itu hanya satu, yaitu menjadi salesman.

Makhrus memulai dari pekerjaan yang jauh dari kata mewah. Ia menjual rokok dan mainan dengan berkeliling dari toko ke toko. Bahkan, ia pernah bekerja di kandang ayam. Baginya, pekerjaan apa pun dijalani selama menghasilkan.

Titik balik datang ketika ia menjadi agen penjualan genteng. Dari aktivitas mengantarkan pesanan dan berinteraksi langsung dengan para perajin maupun konsumen, Makhrus mulai memahami rantai bisnis bahan bangunan. Ia melihat peluang yang lebih besar dibanding sekadar menjadi tenaga penjual.

Berbekal pengalaman tersebut, Makhrus memberanikan diri masuk ke usaha produksi beton. Modal awalnya sangat sederhana, hanya pinjaman sebesar Rp500 ribu dengan dua orang karyawan. Produk beton buatannya dipasarkan ke proyek-proyek kecil, sekaligus menjadi pijakan awal membangun bisnis material bangunan.

Baca Juga:
Sosok Makhrus Sholeh, Pengusaha Sukses Asal Malang Aktif di Pramuka Sejak Kecil

Usaha itu terus berkembang hingga pada 2002 ia mendirikan Turen Indah Bangunan (TIB) dengan modal pinjaman sekitar Rp50 juta. Toko bangunan tersebut perlahan berkembang dari Turen ke Kota Malang, kemudian Kota Batu, hingga memiliki belasan cabang dengan jaringan distribusi yang menjangkau Madura dan Bali.

Keberhasilan di sektor material membuat Makhrus melihat peluang berikutnya. Jika mampu memproduksi bahan bangunan, mengapa tidak membangun rumahnya sekaligus?

Pada 2008, ia resmi terjun sebagai pengembang properti melalui Turen Indah Property. Proyek pertamanya dibangun di kawasan Tlogowaru, Kota Malang, dengan mengembangkan perumahan subsidi pemerintah. Keunggulan sebagai produsen material membuat biaya konstruksi dapat ditekan sehingga harga rumah menjadi lebih kompetitif.

Bisnisnya berkembang pesat. Dari satu kawasan di Malang, Turen Indah Property memperluas pembangunan ke berbagai daerah di Jawa Timur hingga Papua. Kini puluhan kawasan perumahan, mulai dari rumah subsidi hingga hunian premium, telah dikembangkan di bawah naungan Turen Indah Group.

Ekspansi usahanya tidak berhenti di sektor properti. Makhrus juga membangun jaringan usaha guest house, rumah makan Ocean Garden, hingga mengembangkan perkebunan durian. Meski memiliki beragam lini bisnis, sektor properti tetap menjadi identitas utama yang mengantarkannya dikenal di tingkat nasional.

Di tengah kesibukan sebagai pengusaha, Makhrus juga menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Widyagama Malang pada 2018. Ia aktif memimpin berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua DPD Apersi Jawa Timur dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang.

Kini, perjalanan yang dimulai dari seorang salesman keliling itu membawanya duduk di jajaran pimpinan nasional Apersi. Sebagai Sekjen DPP Apersi periode 2026–2031, Makhrus Sholeh diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor perumahan nasional.