KETIK, JAKARTA – Ada momen yang tidak selalu datang setiap waktu. Bagi Kiagus Firdaus, Jumat 14 Agustus 2026 menjadi salah satu hari yang akan tercatat dalam perjalanan pengabdiannya di dunia Gerakan Pramuka.
Di tengah riuhnya pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, nama Kiagus Firdaus dipanggil untuk menerima salah satu penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka, yakni Lencana Melati.
Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian seorang insan Pramuka yang terus berkontribusi bagi perkembangan gerakan kepanduan di Indonesia.
Yang membuat momen ini semakin istimewa, penghargaan diberikan dalam rangkaian pembukaan Jamnas XII 2026. Sebuah ajang lima tahunan yang mempertemukan ribuan anggota Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia.
Di hadapan sekitar 25 ribu kader Pramuka yang hadir langsung serta disaksikan masyarakat melalui siaran langsung di berbagai penjuru Tanah Air, Kiagus menerima penghargaan tersebut dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Baca Juga:
Istimewa! Kiagus Firdaus Raih Penghargaan Lencana Melati di Pembukaan Jambore Nasional 2026Penyerahan itu turut disaksikan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso.
Bagi dunia Pramuka, Jamnas bukan sekadar perkemahan besar. Ia adalah ruang pertemuan, pembelajaran, sekaligus perayaan semangat pengabdian. Karena digelar setiap lima tahun sekali, setiap momen di dalamnya memiliki nilai historis tersendiri, termasuk pemberian penghargaan kepada para tokoh yang dinilai berjasa.
Perjalanan Pengabdian di Gerakan Pramuka
Saat ini, Kiagus Firdaus dipercaya sebagai Wakil Sekretaris 1 Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Baca Juga:
Buka Jamnas XII di Cibubur, Erick Thohir: Pramuka Wajib Jaga Jati Diri di Era DigitalDalam posisi tersebut, ia berperan aktif dalam mendukung penguatan organisasi, pembinaan anggota, serta pengembangan nilai-nilai kepramukaan di Jawa Timur.
Pria yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi ini melihat Pramuka bukan hanya sebagai wadah kegiatan kepemudaan, tetapi juga sebagai gerakan pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Pengabdian Kiagus di dunia Pramuka berjalan seiring dengan kiprahnya di berbagai organisasi lainnya. Ia dipercaya mengemban sejumlah amanah, mulai dari bidang kepemudaan, kewirausahaan, hingga organisasi profesi.
Di antaranya sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur, pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, BPD HIPMI Jawa Timur, KNPI Jawa Timur, GM FKPPI, PPI Jawa Timur, OPOP Jawa Timur, ICSB Jawa Timur, Kadin Surabaya, serta IMA Chapter Surabaya.
Deretan amanah tersebut menunjukkan luasnya ruang pengabdian Kiagus Firdaus. Tidak hanya bergerak dalam satu bidang, ia aktif membangun kolaborasi lintas sektor untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Lencana Melati dan Makna Sebuah Pengabdian
Bagi Kiagus Firdaus, Lencana Melati yang diterima dalam momentum Jamnas XII 2026 menjadi penghargaan yang memiliki makna mendalam. Terlebih, penghargaan itu hadir di tengah ribuan anggota Pramuka yang menjadi generasi penerus bangsa.
Lencana tersebut menjadi pengingat bahwa semangat Pramuka dibangun dari ketulusan untuk mengabdi, bekerja bersama, dan terus menyalakan nilai-nilai kebaikan di tengah perubahan zaman.
Di momen bersejarah pembukaan Jamnas XII 2026, Kiagus Firdaus tidak hanya menerima sebuah penghargaan, tetapi juga membawa pesan bahwa pengabdian yang dilakukan secara konsisten akan selalu menemukan tempat untuk diapresiasi. (*)