Sleman Temple Run 2025 Siap Digelar 10 Agustus, Lintasi 6 Candi di Kawasan Ratu Boko

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Aziz Mahrizal

10 Apr 2025 09:56

Thumbnail Sleman Temple Run 2025 Siap Digelar 10 Agustus, Lintasi 6 Candi di Kawasan Ratu Boko
Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Sleman Ishadi Yazid (nomor 2 dari kiri), dan Race Director Sleman Temple Run 2025 Roostian Gamananda (paling kanan). (Foto: Fajar Rianto / Ketik.co.id)

KETIK, SLEMAN – Sleman Temple Run (STR) akan digelar pada Minggu, 10 Agustus 2025. Event sport tourism ke-10 (1 dekade) ini rutin digelar sejak tahun 2015 dan hanya dimiliki oleh Kabupaten Sleman.

Keistimewaan Sleman Temple Run merupakan salah satu event olah raga lari lintas alam yang unik di dunia, karena rutenya mengitari dari satu candi ke candi lainnya.

"Jika tidak ada kendala, STR rutin diselenggarakan tiap tahun. Dulu rutin diselenggarakan di Candi Prambanan. Kini di Candi Ratu Boko atau yang juga sering disebut Kraton Ratu Boko," terang Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Sleman Ishadi Yazid, Rabu, 9 April 2025.

Penyelenggaraan Sleman Temple Run bekerjasama dengan komunitas lari Trail Runners Yogyakarta. 

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Kabupaten Sleman memiliki kekayaan warisan cagar budaya berupa candi-candi dari abad ke-9 Masehi, peninggalan kerajaan Hindu-Buddha. Hal ini menjadikan Sleman berjuluk “Kabupaten Seribu Candi”. Adapun Candi yang cukup terkenal adalah Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

Ishadi Yazid juga menyebutkan strategi promosi destinasi wisata yang dilakukan oleh Pemkab Sleman salah satunya melalui Sleman Temple Run ini.

Dijelaskannya, promosi wisata dalam bentuk event ini memberikan dampak yang signifikan terhadap destinasi wisata dalam bentuk tumbuhnya aktivitas ekonomi. Serta berdampak pula terhadap wisatawan itu sendiri dengan memberikan pengalaman dan kenangan yang spesifik.

Ditekankan bahwa selain menyelenggarakan event olah raga lari lintas alam dengan pemandangan indah yang memanfaatkan keberadaan candi, sejak tahun 2021, para peserta event ini juga akan disuguhkan kekayaan budaya dan kesenian tradisional masyarakat sebagai daya tarik dan peran serta masyarakat lokal.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

"Potensi budaya dari warga masyarakat yang akan tampil menghibur dan menyambut para pelari di beberapa titik. Antara lain pertunjukan Srandul, Sanggar Tari Breksi, Jathilan Macho Budoyo, Jathilan Bokoharjo, Jathilan Gejog Lesung, Jathilan Barongan, dan Reog Sembrani," ungkapnya.

Melewati 6 Candi

Berbeda dengan rute sebelumnya yang banyak menjelajahi kawasan Candi Prambanan, event kali ini akan mengajak seluruh pelari menyusuri kawasan Keraton Boko. Rute tersebut akan melewati 6 candi, yaitu Candi Banyunibo, Candi Barong, Candi Ratu Boko, Candi Miri, dan Candi Ijo.

Masih kata Ishadi Yazid, event ini berdampak secara ekonomi baik bagi UMKM setempat maupun peningkatan pajak hotel dan resto. Karena para peserta dari berbagai penjuru dunia banyak yang akan menginap.

Apalagi STR 2025 sudah mendapatkan rekomendasi dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) dan sudah terdaftar di International Trail Running Association (ITRA) dan akan mendapatkan ITRA Point bagi pelari yang bisa menyelesaikan rute di STR 2025 ini.

Sementara itu, Race Director Sleman Temple Run 2025, Roostian Gamananda, menyampaikan bahwa ajang ini menargetkan lebih dari 1.000 peserta. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, target 500 pelari tercapai dengan jumlah 1.500 peserta, termasuk peserta asing dari Timor-Leste, Belarusia, Kolombia, Rusia, Palestina, Polandia, Sudan, Yaman, Thailand, Pakistan, Kamboja, Belanda, Jerman, dan Gambia.

“Mereka ini akan ditargetkan kembali untuk mengikuti gelaran 1 Dekade Sleman Temple Run 2025,’” ujarnya.

Roostian menyebutkan pendaftaran STR 2025 akan dibuka mulai 19 April 2025. Mengambil titik start dan finish di Candi Banyunibo, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Event ini terbagi dalam 3 kategori, yakni 7 km, 15 km dan 30 km dengan total hadiah sebesar Rp60 juta, dan sudah terdaftar dalam kalender lari internasional. (*)

Baca Sebelumnya

DPRD Jatim Harap Penurunan Angka Kemiskinan LKPJ Gubernur Nyata, Bukan Hanya Data Statistik

Baca Selanjutnya

Puteri Indonesia Kepri 2 2025, Fidya Adystiara Menapak Jejak Sejarah di Pulau Penyengat

Tags:

Sleman Temple Run 2025 STR 2025 STR ke-10 Pemkab Sleman Dinas Pariwisata Sleman Lari Lintas Alam sport tourism Kabupaten Seribu Candi Trail Runners Yogyakarta Asosiasi Lari Trail Indonesia ALTI International Trail Running Association ITRA Ratu Boko candi Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar