KETIK, SLEMAN – Suasana Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman mendadak riuh oleh gelak tawa dan wajah-wajah bangga, Kamis 9 Juli 2026.
Ratusan atlet muda dan pelatih berkumpul bukan sekadar untuk seremonial, melainkan merayakan capaian gemilang: gelar Juara Umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026.
Sebagai bentuk penghargaan atas keringat dan perjuangan di arena kompetisi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman resmi mengucurkan bonus apresiasi dengan total nilai fantastis, yakni Rp1.185.550.000.
Bupati Sleman Harda Kiswaya yang hadir langsung memberikan penghargaan mengaku sangat terkesan.
Menurutnya, gelar juara umum ini adalah buah dari disiplin tinggi yang dipupuk sejak usia sekolah.
"Prestasi ini bukan sekadar angka di papan skor. Ini adalah bukti nyata kerja keras dan mental pantang menyerah. Saya minta adik-adik atlet tetap rendah hati. Jangan lupakan pendidikan, teruslah belajar agar prestasi di olahraga sejalan dengan capaian akademik," tegas Harda di sela acara.
Capaian kontingen Sleman tahun ini memang impresif. Sebanyak 479 atlet yang didampingi 114 pelatih sukses mendulang total 286 medali, yang terdiri dari 90 emas, 86 perak, dan 110 perunggu.
Di Balik Medali: Dedikasi Tanpa Batas
Di balik kilau medali tersebut, tersimpan cerita tentang disiplin yang tidak mengenal kata lelah. Bagi para atlet, bonus yang diterima bukan sekadar nominal uang, melainkan validasi atas rutinitas latihan yang menyita masa remaja mereka. Latihan fisik yang keras di tengah padatnya jadwal sekolah menjadi makanan sehari-hari.
"Sempat merasa lelah, tapi saat berdiri di podium, semua rasa capek itu terbayar. Apalagi sekarang diapresiasi langsung oleh Pak Bupati, rasanya makin semangat untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi," ungkap salah satu atlet peraih medali emas.
Bagi sang pelatih, apresiasi ini menjadi suntikan motivasi atas peran mereka di balik layar. Selama berbulan-bulan, mereka harus memutar otak meracik strategi dan menjaga mental bertanding atlet agar tetap prima di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Investasi untuk Masa Depan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Heru Saptono, merinci bahwa dana tersebut langsung cair 100 persen kepada 374 atlet berprestasi. Untuk peraih emas perorangan, masing-masing membawa pulang bonus senilai Rp 3 juta.
"Untuk pelatih, kami bagi dalam dua kategori. Pelatih yang mengantar atlet meraih juara umum mendapatkan Rp 3 juta, sedangkan kategori non-juara umum tetap diapresiasi Rp 2 juta," jelas Heru.
Langkah Pemkab Sleman mengucurkan dana miliaran rupiah ini bukan hanya perkara apresiasi sesaat. Ini adalah strategi krusial untuk menjaga keberlanjutan pembibitan atlet. Dengan dukungan nyata, potensi-potensi muda Sleman diharapkan tidak akan redup dan siap menjadi tulang punggung DIY di ajang yang lebih besar, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.
"Ini adalah investasi jangka panjang. Sleman ingin memastikan bahwa jalur prestasi atlet tidak terputus di usia pelajar saja," pungkas Heru.
Acara penyerahan apresiasi ini ditutup dengan pemberian simbolis kepada sejumlah atlet berprestasi, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Wakil Ketua DPRD Sleman Ani Martanti, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sleman. (*)