KETIK, SURABAYA – Subvarian omicron BA.4 dan BA.5 tampak memunculkan gejala Covid-19 yang tak begitu berbeda dibandingkan varian BA.2. Namun, kedua subvarian ini kerap membuat penderita Covid-19 merasakan gejala yang lebih banyak.
Subvarian omicron BA.4 dan BA.5 cenderung lebih banyak memunculkan gejala yang memengaruhi saluran pernapasan atas atau gejala yang mirip dengan flu dan pilek. Beberapa dari gejala tersebut adalah demam, keringat di malam hari, dan nyeri tenggorokan.
Berkaitan dengan hal ini, Inggris mencatat ada lima gejala Covid-19 yang paling banyak dikeluhkan saat subvarian omicron BA.4 dan BA.5 melanda. Berikut ini adalah lima gejala tersebut?
1. Hidung beringus
Baca Juga:
Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Pengamat Desak Jaksa Terapkan Pasal 'Ini' Karena Terjadi Saat Pandemi2. Nyeri tenggorokan
3. Sakit kepala
4. Batuk persisten
5. Lelah
Baca Juga:
Waspada Superflu! BBKK Pantau Suhu Tubuh Pelaku Perjalanan di Bandara JuandaDi samping gejala-gejala tersering, ada pula beberapa gejala Covid-19 lain yang cukup sering dikeluhkan. Gejala tersebut di antaranya adalah kehilangan nafsu makan, diare, mual atau muntah, demam atau menggigil, hidung tersumbat, serta badan pegal-pegal.
Gejala kehilangan indra perasa dan penciuman juga tampak mulai kembali dikeluhkan. Namun, hanya sebagian pasien saja yang mengalami gejala ini.
Tren gejala Covid-19 ini diketahui melalui data yang dihimpun oleh Zoe Covid Symptom Study di Inggris. Data ini berasal dari laporan mandiri para pasien Covid-19 melalui aplikasi Zoe. (sin*)