Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Rahmat Rifadin

3 Apr 2025 20:00

Headline

Thumbnail Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'
Neneng bersama kawannya di KWT Mentari. (Foto: Facebook Neneng Rosdiyana)

KETIK, MALANG – Nama Neneng Rosdiyana sempat menjadi perbincangan warganet. Hal tersebut bermula ketika halaman Facebook Marxisme Indonesia diambil alih atau berubah nama menjadi Neneng Rusdiyana.

Neneng sendiri merupakan seorang petani yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Mentari. Ia sempat mengira bahwa Marxis adalah nama sebuah grup band. Setelah mendapatkan penjelasan dari warganet, ia mulai memahami bahwa ajaran dari Karl Marx tersebut merupakan dasar dari teori komunisme modern yang menjelaskan terbaginya masyarakat berdasarkan kelas sosial.

Akun milik Neneng itu semakin menarik perhatian sebab tulisan-tulisannya yang menunjukkan tindakan nyata untuk pemberdayaan perempuan tani. Bersama dengan kawannya di KWT Mentari, Neneng sering membagikan foto-foto kegiatan bertani sebagai wujud upaya ketahanan pangan.

Berkat unggahan yang ia bagikan, muncul istilah atau paham Nenengisme, sebuah pergerakan baru perempuan petani. Berikut beberapa tulisan menariknya:

Baca Juga:
Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

1) Kami petani, penjaga kehidupan,
Tak henti menanam meski penuh tekanan.
Sebab tanpa kami yang tetap bertahan,
Apa yang kalian makan esok dan kemudian?
#kwtmentari #petani #petaniwanita #fyp #jangkauanluas #jangkauansemuaorang

2) Ladang kami sempit, tak buat kaya,
Hasilnya hanya untuk bertahan saja.
Ditekan tengkulak, diteror rentenir,
Tapi kami takkan mundur walau terpinggir.
#kwtmentari #petani #petaniwanita #fyp #jangkauanluas #jangkauansemuaorang

3) Kami petani, penjaga pangan,
Meski sering terlupakan, kami tetap bertahan.
Sebab negeri ini butuh kami,
#kwtmentari #petani #wanitamandiri #fyp #jangkauanluas #jangkauansemuaorang

4) Kami petani, penjaga pangan,
Meski sering terlupakan, kami tetap bertahan.
Sebab negeri ini butuh kami,
#kwtmentari #petani #wanitamandiri #fyp #jangkauanluas #jangkauansemuaorang

5) Anti-kapitalis di sosmed, tapi loyalis minimarket waralaba. Katanya lawan konglomerat, tapi tiap hari setor duit ke mereka. Sedangkan Warung tetangga cuma didatangi pas butuh hutang!
Mungkin kapitalisme gak perlu dibela, cukup diam aja sambil nunggu ‘musuhnya’ setor duit sendiri.
#fyp #jangkauanluas #jangkauansemuaorang #warung #warungsederhana #warungtetangga

6) Dalam buka puasa bersama, keadilan sosial bukan sekadar teori, yang membawa banyak berbagi, yang tak punya tetap kebagian.
Mungkin Karl Marx lupa mencantumkan ini di Das Kapital

Baca Juga:
ATR/BPN Dukung Swasembada Pangan Lewat Penguatan Tiga Kebijakan

7) Jika Karl Marx hidup sekarang, mungkin dia akan tersenyum melihat bagaimana pengajian menciptakan kesetaraan tanpa perlu revolusi berdar4h!

8) Marxisme bicara soal kesetaraan, ibu-ibu pengajian sudah praktik langsung, semua bawa makanan, semua kebagian makan, nggak ada yang pulang lapar. Revolusi kecil yang nyata terjadi setiap minggu!

9) "Sama-sama perjuangkan ketahanan pangan:
Marxisme ingin distribusi merata,
Kwt mentari ingin panen raya!"

10) Petani harus dipersenj4t4i dengan arit, untuk membasmi rumput.
Semangat pagi kawan-kawan

Sayangnya, akun facabook Neneng Rosdiyana yang sebelumnya beralamat di link ini, belakangan hilang. Tidak diketahui pasti penyebab hilangnya akun yang dijuluki Nenengisme itu. (*)

Baca Sebelumnya

Cegah Korupsi, Kejari Pacitan Ajak Pemdes Pakai Aplikasi Jaga Desa 2025

Baca Selanjutnya

Jual Motor Curian Lewat Facebook, Pelaku Curanmor Ditangkap Jatanras Polres Tuban

Tags:

Neneng Rosdiyana Nenengisme Marxisme Indonesia Perempuan Tani petani

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar