Serapan Pupuk Subsidi di Pacitan Capai 54 Persen, DKPP Dorong Petani Segera Tebus

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

16 Okt 2025 17:04

Thumbnail Serapan Pupuk Subsidi di Pacitan Capai 54 Persen, DKPP Dorong Petani Segera Tebus
Seorang petani di Pacitan menyiapkan lahan tanam dengan menaburkan pupuk di area pertanian setempat, Kamis, 16 Oktober 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Penyaluran pupuk bersubsidi di Pacitan mencapai 54,10 persen hingga akhir September 2025.

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, dari total alokasi sebanyak 25.608 ton, realisasi penyaluran mencapai 13.854 ton.

Adapun rinciannya terdiri atas pupuk Urea sebanyak 6.350 ton dari alokasi 11.741 ton, pupuk NPK sebanyak 7.059 ton dari 12.552 ton, NPK Formula Khusus 7,6 ton dari 19 ton, serta pupuk organik sebanyak 437 ton dari alokasi 1.296 ton.

Kepala DKPP Pacitan, Sugeng Santoso, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong para petani yang sudah terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk segera menebus pupuk bersubsidi.

Baca Juga:
Kemarau Panjang Mulai April, Ini Komoditas Minim Air yang Cocok Ditanam Petani Pacitan

“Hingga kini masih banyak petani yang belum menebus pupuk subsidi,” ujar Sugeng, Kamis, 16 Oktober 2025.

Menurutnya, secara umum penyaluran pupuk bersubsidi di Pacitan sudah berjalan cukup baik. Bahkan di beberapa kecamatan, realisasi penyaluran telah melampaui 70 persen dari total alokasi.

Namun, Sugeng mengingatkan, apabila terdapat wilayah dengan penyaluran yang belum maksimal, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan realokasi antar kecamatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Realokasi antar kecamatan ditetapkan melalui SK Kepala Dinas Pertanian Kabupaten. Namun bila di dalam satu wilayah sudah tidak memungkinkan, kami dapat mengajukan tambahan alokasi ke Dinas Pertanian Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga:
Petani Wajib Tahu! Jatah Pupuk Subsidi Pacitan 2026 Naik, Ini Rinciannya

Sementara itu, untuk kebutuhan tahun 2026, DKPP Pacitan telah memulai proses unggah data e-RDKK sejak 6 September dan akan berakhir pada 25 Oktober 2025.

Proses tersebut dilakukan oleh kelompok tani bersama penyuluh pertanian, kemudian diunggah oleh admin e-RDKK di masing-masing kecamatan.

“Petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi adalah yang sudah tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar di SIMLUHTAN. Mereka dapat mengusulkan untuk 10 komoditas, yaitu padi, jagung, kedelai, ubi kayu, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi, dan kakao,” tutup Sugeng.(*)

Baca Sebelumnya

Persentase Penduduk Miskin Jombang 2025 Turun 0,24 Persen Dibanding 2024

Baca Selanjutnya

Bupati Malang Kunjungi RT 29 Desa Sukoanyar Juara 1 Lomba SAK RT, Ini Keunggulannya

Tags:

Pupuk bersubsidi DKPP Pacitan e-RDKK Pertanian Pacitan pupuk urea pupuk NPK alokasi pupuk

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar