KETIK, SURABAYA – Wilayah Manukan di Surabaya Barat dipadati berbagai ruko, mulai dari merek besar hingga UMKM. Tak heran, kawasan ini menjadi salah satu rujukan berburu kuliner bagi warga setempat.
Melihat peluang tersebut, Bakso dan Bakmi Asia Bangsa melebarkan sayapnya dengan membuka cabang di Manukan. Pusat kuliner ini berawal dari gerai pertamanya di Jl. Barata Jaya Gg. XVI No. 1, Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya.
Berkat kesuksesannya, sang pemilik yang akrab disapa Mbak Dea kini telah mengoperasikan empat cabang di Surabaya dan Sidoarjo. Salah satu cabang terbarunya berlokasi di Jl. Manukan Tengah No. 43, Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya.
Cabang Manukan tampak mencolok dari tepi jalan raya dengan mempertahankan ciri khas nuansa merah. Bangunan dua lantai ini mengusung konsep open kitchen atau dapur terbuka di lantai dasar.
Meski baru beroperasi selama dua bulan, cabang ini mampu menjual hingga 200 porsi per hari. Gerai ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WIB.
Baca Juga:
Berawal dari Tugas Kuliah, Ketan Bersaudara Hadirkan Kuliner Inovatif di Pasar Tunjungan Surabaya"Untuk cabang sini laku sekitar 200 porsian lah kak seharinya, kalau di Baratajaya kurang lebih 500 porsian," kata Imam Syafii, kasir Bakso dan Bakmi Asia Bangsa cabang Manukan, kepada Ketik.com, belum lama ini.
Daya tarik utama gerai ini terletak pada inovasi menunya. Salah satu menu yang memancing rasa penasaran publik adalah Bakmi Ayam Carbonara. Selain itu, terdapat menu khas lain seperti Mie Yamin Daging Sapi Oseng Mercon.
Soal bahan baku, Imam Syafii menjelaskan seluruh pasokan dikirim langsung dari outlet pusat di Baratajaya demi menjaga konsistensi rasa.
Baca Juga:
Cerita Ibu Irul, Sosok Inspiratif di Balik Lahirnya Kampung Kue SurabayaKarakter Bakmi Ayam Carbonara sendiri cenderung gurih berkat perpaduan olahan susu dan keju yang melimpah. Sementara untuk Mie Yamin Daging Sapi Oseng Mercon, kekuatannya terletak pada topping daging berlimpah dengan sentuhan rasa pedas yang menggugah selera.
“Selain pedes juga enak," ujarnya.
Berkat inovasi rasa dan porsi yang melimpah, kedai ini viral di media sosial setelah banyak diulas oleh para content creator, khususnya di platform TikTok.
Seorang pengunjung bernama Diah mengaku tahu tempat ini dari sang anak.
"Dari review anak saya, mungkin lagi viral itu ya, berseliweran di TikTok," ujarnya.
Senada dengan Diah, pengunjung lain bernama Ima juga terdorong datang karena media sosial.
"Dari TikTok, dulu kan viral di Perhutani, akhirnya saya ke sini," tutur Ima.
Variasi harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Menu bakmi dan mi yamin dibanderol mulai Rp11.000 hingga Rp25.000, sedangkan minuman berkisar antara Rp5.000 hingga Rp14.000.
Tersedia pula paket bakso lengkap seharga Rp16.000 yang berisi bakso isi keju lumer, tahu bakso, dan siomay. Sebagai pendamping, pelanggan dapat memesan aneka kudapan seperti gyoza, udang keju, hingga bermacam gorengan.
Selain melayani santap di tempat, Bakso dan Bakmi Asia Bangsa juga menerima pesanan daring melalui aplikasi GoFood, ShopeeFood, serta layanan WhatsApp yang tertera di Google Maps.
Keunggulan lain dari gerai ini adalah porsi jumbo dengan topping melimpah. Bakmi Ayam Carbonara, contohnya, disajikan dengan mi gepeng yang terbalur kuah carbonara gurih serta taburan daging ayam berlimpah. Kenikmatan ini membuat para pelanggan ketagihan untuk datang kembali.
"Rasanya lumayan lah ya, bisa dibuat balik lagi untuk makan di sini," jawab Diah.
"Sudah sekitar tiga sampai empat kali, dulu (pertama kali tahu) di Perhutani," Ima melanjutkan, "Kelihatannya porsinya banyak, mi yamin kan enak, saya juga sudah mencoba beberapa, dan di sini lumayan," ujarnya.(*)