Seleksi Sistem BETAH, Hasilkan Praja IPDN dari Keluarga Tidak Mampu Tapi Pintar

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

31 Agt 2023 14:03

Headline

Thumbnail Seleksi Sistem BETAH, Hasilkan Praja IPDN dari Keluarga Tidak Mampu Tapi Pintar
Sebanyak 171 orang praja putri, dilantik menjadi Praja Pratama Angkatan XXXIV tahun 2023 oleh Wamendagri John Wempi Wetipo, di Lapangan Parade PDN Jatinangor, Kamis (31/8/23). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, SUMEDANG – Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, mengukuhkan 533 orang putra-putri terbaik bangsa yang terdiri atas 362 orang putra dan 171 orang putri, menjadi Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIV tahun 2023.

Keseluruhan Praja Pratama ini telah berhasil melalui rangkaian Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN tahun 2023 yang berlangsung mulai tanggal 4 April s.d. 8 Agustus 2023. Mereka berhasil lolos setelah bersaing dengan 27.567 orang pendaftar lainnya. SPCP tahun ini masih bekerja sama dengan BKN RI dan Kepolisian RI dengan mengusung sistem BETAH (Bersih, Transparan, Akuntable dan Humanis).

Di antara 171 praja putri yang lolos menjadi Praja Pratama, dari data Humas IPDN, beberapa praja di antaranya berasal dari keluarga tidak mampu. 

Salah satunya bernama Nurul Fatimah, berasal dari Jawa Tengah/Lampung. Kedua orangtua Nurul sudah meninggal dunia. Sementara ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara anak kedua. Namun dengan kakaknya yang sudah menikah, Nurul sudah jarang berkomunikasi.

Baca Juga:
Kadisdik Jatim Jajal Mobil Listrik Karya Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo, Bukti Kreativitas Anak Bangsa

"Nurul ini tinggal bersana paman atau Pak De-nya, seorang pensiunan, dan bude-nya yang seorang ibu rumah tangga. Sementara yang membiayai Nurul itu adalah anak-anak dari pakde yang sudah kerja. Kemarin lurah Joglo yang purna IPDN juga yang ikut membiayai perlengkapan Nurul untuk masuk IPDN," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat La Ode Muhamad Alam Jaya, kepada Ketik.co.id, Kamis (31/8/2023).

Praja putri lainnya bernama Birnadhita Marsya, asal Jawa Timur/Bengkulu yang ibunya sudah wafat, dan bapaknya kerja sebagai buruh pabrik di Surabaya. Marsya tinggal di Kediri bersama nenek, kakek, dan pamannya yang seorang pegawai negeri sipil dan dan bibinya seorang buruh pabrik. Ia merupakan 3 bersaudara, dan selama ini kakak kandungnya lah yang bertindak selaku walinya.

Praja putri yang ketiga dari kalangan keluarga tidak mampu adalah Gebi Ariska yang berasal dari Sulawesi Utara/Bengkulu.

"Praja Gebi ini bapaknya seorang petani dan ibunya seorang ibu rumah tangga. Gebi merupakan putri sulung dari dua bersaudara, yang tinggal dengan om dan tantenya di Kota Bitung. Lebih menyentuhnya lag, Gebi ini belum pernah bertemu orang tuanya sejak dari SMP," tutur Alam.

Baca Juga:
Siap-siap Berkurang! 489 PNS di Pemkab Lebak Masuki Masa Pensiun Tahun 2026

Beberapa di antara praja, orangtuanya yang bekerja sebagai buruh bangunan. Seperti orang tua salah satu praja yang tinggal di Banyuwangi, sampai tidak bisa menghadiri prosesi pengukuhan anaknya di Lapangan Parade IPDN Jatinangor. 

Sebenarnya, kata Alam, masih banyak praja yang berasal dari keluarga tidak mampu atau karena memiliki prestasi tersendiri yang belum sempat terungkap kisahnya. (*)
 

Baca Sebelumnya

Anies Disebut Sepakat Gandeng Cak Imin Jadi Cawapres, Demokrat: Pengkhianatan!

Baca Selanjutnya

Hermawan Sulistyo Sebut Peluang AHY Kecil Jadi Cawapres

Tags:

Ipdn PRAJA IPDN praja putri Mendagri Rektor IPDN PRAJA Stpdn Apdn ASN PNS HADI PRABOWO

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar