Sekretaris Disparbud Halsel Angkat Bicara Terkait Penutupan Sementara Wisata Kali Swis

Jurnalis: Mursal Bahtiar
Editor: Mustopa

30 Jan 2025 08:05

Thumbnail Sekretaris Disparbud Halsel Angkat Bicara Terkait Penutupan Sementara Wisata Kali Swis
Pesona Wisata Kali Swis Desa Amasing Kali (Foto: Mursal Bahtiar/Ketik.co.id)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Halmahera Selatan Hamdani Umaternate angkat bicara soal penutupan sementara wisata Kali Swis oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Amasing Kali Kecamatan Bacan.

Dani meminta kebijakan yang diambil Pemdes Amasing Kali melibatkan pihak terkait soal risiko banjir.

Menurut Dani, hal tersebut berpengaruh pada proyeksi intervensi Pemda Halsel untuk mengembangkan wisata Kali Swis yang ditutup sementara tersebut.

“Mestinya Pemdes dalam hal ini Kades Amasing Kali (Arino Ridwan) melihat risiko bencana dengan melibatkan pihak terkait agar mengeluarkan kebijakan penutupan sementara aktivitas wisata kali Swis tak menjadi kontroversi dan bersifat parsial," katanya, Rabu, 29 Januari 2025.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

"Apalagi ada proyeksi intervensi dari Pemkab tahun 2026 untuk mendukung pengembangan wisata kali Swis,” sambungnya.

Foto Hamdani Umaternate Sekretaris Disparbud Halsel (Foto: Mursal Bahtiar/Ketik.co.id)Hamdani Umaternate Sekretaris Disparbud Halsel (Foto: Mursal Bahtiar/Ketik.co.id)

Ia meminta Pemdes Amasing Kali agar mengadakan musyawarah mufakat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pelaku usaha serta pemilik lahan sebelum mengeluarkan surat penutupan aktivitas wisata Kali Swis.

“Agar tidak dinilai kontroversi dan sepihak oleh publik. Meski kebijakan ini bertujuan baik demi keselamatan banyak orang tapi harus diputuskan secara mufakat sehingga tidak membuat gaduh di tengah masyarakat. Apalagi wisata kali Swis sedang ramai dikunjungi,” ujarnya.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Yang terpenting menurut Dani, pengembangan desa wisata dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan. Dengan harapan pengembangan desa wisata meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengangkat citra desa.

Dia menjelaskan, dalam kondisi bencana kategori force majeure, wisata kali Swis layak ditutup untuk sementara. Namun Dani menyebut, harus melihat ketertiban lokasi wisata dalam mengambil kebijakan.

“Jadi, langkah koreksi Kades (Pemdes Amasing Kali) dari surat penutupan aktivitas kali Swis tidak masalah. Namun harus meninjau kondisi bencana agar tidak menimbulkan kontradiksi di kalangan masyarakat,” tutur Dani.

Ia berharap, Pemdes Amasing Kali berpatokan dengan UU Nomor 6 tahun 2024 tentang desa wisata dan UU Nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan.

“Sehingga pengembangan potensi wisata Kali Swis tidak bertentangan dengan ketentuan dan sesuai standar. Karena, dinas Pariwisata juga sangat memperhatikan aspek bencana alam baik longsor dan banjir agar diintervensi atau meminimalisir manaje men risiko,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Disparbud Halsel Gagas Pengembangan Wisata Kali Swis di Desa Amasing Kali

Baca Selanjutnya

Mengawali Hari dengan Harmoni: Yoga Pagi di Grand Aston Puncak Hotel & Resort Cianjur

Tags:

Halmahera Selatan Maluku Utara Penutupan tempat wisata Disparbud Sekretaris Hamdani Umaternate Angkat Bicara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar