Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik Segera Dibangun, Pemkab Belajar Langsung Ke Semarang

Jurnalis: Daniel Andayawan
Editor: Mustopa

2 Des 2025 00:10

Thumbnail Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik Segera Dibangun, Pemkab Belajar Langsung Ke Semarang
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama Kepala OPD Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang, Minggu,30 November 2025 (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Tahun depan, Pemerintah Kabupaten Gresik akan segera membangun Sekolah Rakyat Terintegrasi yang juga siswanya berasal dari tingkat SD.

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi ini akan dibangun di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Gresik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik langsung belajar atau visitasi ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Kota Semarang, Minggu, 30 November 2025.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tantangan mempunyai siswa saat melaksanakan kegiatan pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari saat siswa beradalam Sekolah Rakyat di tingkat SD. Yang sebelumnya, Sekolah Rakyat Gresik (SRMA) 37 Gresik hanya mempunyai siswa di tingkat SMA. 

Visitasi dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani bersama beberapa kepala OPD di Gresik. Ia juga didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Rombongan disambut Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang memaparkan model pengelolaan Sekolah Rakyat yang telah berjalan di kota tersebut.

Wakil Walikota Semarang, Iswar Aminuddin, menyampaikan bahwa pembangunan sarana dan prasarana SR 45 belum sepenuhnya rampung. Namun sistem pendidikan berasrama sudah berjalan efektif dengan dukungan berbagai pihak.

“Studi komparasi ini adalah bagian dari perjalanan Indonesia sebagai bangsa besar. Pemkot Semarang juga sedang menyiapkan pembangunan sekolah rakyat baru di Rongosari, wilayah perbatasan Semarang–Demak, seluas 6,5 hektare,” ujarnya. 

Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Kota Semarang mengadopsi model boarding school. Saat ini terdapat 92 siswa yang menempuh pendidikan di sana, dengan seleksi penerimaan yang ketat dan berbasis karakter.

Baca Juga:
Wagub Emil Hadiri Groundbreaking PT Geabh, Investasi Rp5,4 Triliun Dorong Hilirisasi Industri Kimia Jatim

“Proses mencari siswa tidak mudah, tapi kami telah melewati tahapan itu. Harapannya, sekolah rakyat semakin dicintai masyarakat karena membawa misi luhur mencerdaskan bangsa dan memperbaiki peradaban,” imbuhnya. 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar langsung dari Kota Semarang. Ia menilai banyak hal yang dapat diserap dalam implementasi pendidikan berbasis asrama bagi anak usia dini sekolah dasar.

“Kami melihat langsung bagaimana SR terintegrasi berjalan di Semarang. Di sini PPDB dimulai dari tingkat SD. Sementara di Gresik, sekolah rakyat yang sudah berjalan tingkatnya masih SMA,” jelasnya.

Gus Yani menyebutkan bahwa Gresik menerima amanah dari Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial RI untuk membangun Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sidayu.

Menurutnya, studi tiru di Kota Semarang ini bisa menjadi referensi penting untuk memahami tantangan pembinaan karakter anak sejak kelas 1 SD.

“Di usia itu tentu ada persoalan dasar seperti anak belum kerasan atau masih ngompol. Tapi dari pengalaman di sini, anak-anak bertahap bisa beradaptasi. Buktinya tadi saat tadi makan siang, mereka juga bisa memimpin teman-temannya saat waktu makan di Sekolah Rakyat. Hal ini memberi pandangan luas dan menambah spirit dalam menjalankan amanat Presiden,” jelasnya. 

Sementara itu, Sekjen Kemensos RI, Robben Rico, menilai minat daerah terhadap pembangunan Sekolah Rakyat meningkat signifikan dalam enam bulan terakhir.

Jika sebelumnya banyak daerah belum menunjukkan kepedulian, kini justru berlomba menyiapkan lahan dan anggaran. Seperti halnya dengan yang dilakukan Gresik dan Semarang saat menyiapkan Sekolah Rakyat. 

“Gagasannya luar biasa. Pendidikan ini menjadi cara memutus pola hidup yang kurang produktif pada anak-anak. Gresik dan Semarang sudah menyiapkan lahan sesuai standar 6,5 hingga 10 hektare,” bebernya.

Ia mengapresiasi konsistensi Bupati Gresik yang terus mengawal program secara aktif dan progresif.

“Boarding school itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Kita lihat sendiri di sini, anak-anak sekolah, makan bersama, lalu mencuci piring sendiri. Hal-hal yang dianggap mustahil bisa dijalankan dengan komitmen kuat,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Target Vaksinasi PMK di Cilacap Tercapai, 19.600 Dosis Terealisasi

Baca Selanjutnya

Pedagang BBM Eceran di Abdya "Cekik" Warga, Jual Pertalite Rp25 Ribu Per Liter

Tags:

gresik Sekolah Rakyat Gresik Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik

Berita lainnya oleh Daniel Andayawan

Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

9 April 2026 20:47

Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Kadin Gresik-Jatim Dorong Insentif Industri Imbas Konflik Timur Tengah

1 April 2026 19:07

Kadin Gresik-Jatim Dorong Insentif Industri Imbas Konflik Timur Tengah

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

17 Maret 2026 14:24

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

Pertama di Gresik! Gressmall Hadirkan Giri Elevation Courts, Fasilitas Olahraga Basket Indoor yang Buka 24 Jam

11 Maret 2026 10:59

Pertama di Gresik! Gressmall Hadirkan Giri Elevation Courts, Fasilitas Olahraga Basket Indoor yang Buka 24 Jam

Diduga Ancam Petugas JNT dengan Celurit, Seorang Pria di Gresik Diamankan Polisi

9 Maret 2026 21:20

Diduga Ancam Petugas JNT dengan Celurit, Seorang Pria di Gresik Diamankan Polisi

Peringati Malam Nuzulul Quran, SMPN 1 Gresik Bagikan 2.000 Takjil Ke Pengendara

8 Maret 2026 07:48

Peringati Malam Nuzulul Quran, SMPN 1 Gresik Bagikan 2.000 Takjil Ke Pengendara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar