KETIK, LEBAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan tanah longsor di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat 23 Oktober 2026.
Halson didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lebak Iwan Setiono, perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan huntap, serta Direktur Utama PT Dame Uli Jadiaman Indah selaku kontraktor pelaksana dan konsultan manajemen konstruksi PT Azevedpratama Consultants.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan huntap yang akan menjadi tempat tinggal baru warga terdampak bencana berjalan sesuai rencana.
"Pembangunan hunian tetap ini harus berjalan lancar sesuai perencanaan. Koordinasi antara seluruh pihak yang terlibat perlu terus dijaga agar rumah yang dibangun nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana," ujar Halson saat dihubungi Ketik.com.
Baca Juga:
Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung Disorot, Kiki Sebut Longsor Terjadi akibat Kondisi AlamIa menegaskan, pembangunan huntap bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari pemulihan kehidupan masyarakat agar dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Sekda juga menyampaikan salam dari Bupati Lebak serta ucapan terima kasih kepada Kementerian PKP dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan hunian tetap tersebut.
"Titip salam dari Pak Bupati. Terima kasih kepada Kementerian PKP dan semua pihak yang telah mendukung pembangunan huntap ini," ucap Halson.
Baca Juga:
Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung Sudah Dibuka, Air Belum Mengalir akibat Sumur Bor LongsorBerdasarkan papan informasi proyek di lokasi, huntap Kampung Cigobang akan dibangun di atas lahan seluas 5,4 hektare dengan total 221 unit rumah tipe 36 konsep deret terbatas.
Rinciannya, sebanyak 104 unit dibangun pada tahun 2026 dan 117 unit sisanya pada tahun 2027.
Proyek tersebut melibatkan Kementerian PKP, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Perkim, kontraktor pelaksana, dan konsultan manajemen konstruksi.
Usai monitoring, Sekda dan jajaran bersama warga terdampak bencana dengan difasilitasi Direksi Kontraktor menggelar syukuran dan doa bersama yang dipimpin Ustad Dadi di lokasi pembangunan. Doa dipanjatkan agar pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan seluruh pekerja diberikan keselamatan.
Warga dan rombongan berharap huntap tersebut dapat segera selesai dan menjadi tempat tinggal yang layak serta aman bagi korban bencana di Kecamatan Lebakgedong. (*)