KETIK, JAKARTA – Gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin pagi, 10 Agustus 2026.

Guncangan kuat tersebut menyebabkan bangunan runtuh di sejumlah wilayah dan sedikitnya 20 orang dilaporkan meninggal dunia.

Laporan awal menyebutkan korban terbanyak berada di Kota Pereira.

Sebanyak 18 orang dilaporkan meninggal dunia di kota tersebut, sementara sejumlah warga lainnya masih terjebak di dalam bangunan yang runtuh. Dua korban lainnya dilaporkan meninggal dunia di Manizales.

Gempa juga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah bangunan di wilayah barat Kolombia. Kota Pereira, Manizales, Quibdo, hingga Cali termasuk wilayah yang merasakan dampak cukup signifikan. Tim penyelamat masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap warga yang diduga terjebak di bangunan terdampak.

Baca Juga:
Drone Ukraina Hantam Nizhnekamsk Rusia: 12 Orang Tewas

Berdasarkan laporan awal, pusat gempa berada di sekitar San José del Palmar, Departemen Chocó. Guncangan terasa hingga sejumlah kota lainnya, termasuk Bogotá.

Di ibu kota Kolombia, warga berhamburan keluar dari gedung dan rumah setelah merasakan guncangan. Sirene darurat juga terdengar di sejumlah lokasi sehingga masyarakat memilih berkumpul di luar bangunan untuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan susulan.

Gempa tersebut juga berdampak terhadap infrastruktur transportasi udara. Enam bandara di wilayah terdampak, yakni di Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura, dilaporkan mengalami kerusakan dan menghentikan sementara operasionalnya.

Pemerintah Kolombia bergerak melakukan penanganan darurat setelah gempa.

Baca Juga:
Hamas Tunggu Jawaban Resmi BoP, Persoalkan Penarikan Pasukan Israel

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyatakan akan menuju wilayah yang terdampak untuk melihat kondisi dan proses penanganan secara langsung.

Hingga Senin, proses pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung.

Jumlah korban maupun tingkat kerusakan dapat berubah seiring tim penyelamat melakukan pencarian terhadap warga yang kemungkinan masih berada di dalam bangunan runtuh.

Gempa tersebut juga terasa di sejumlah wilayah negara tetangga. Otoritas setempat masih memantau kondisi pascagempa dan kemungkinan terjadinya guncangan susulan.(*)