Satgas PMPA Jatim, Solusi Pengprov Atasi Masalah Perempuan dan Anak

Editor: M. Rifat

10 Nov 2022 02:49

Thumbnail Satgas PMPA Jatim, Solusi Pengprov Atasi Masalah Perempuan dan Anak
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik Satgas PMPA (8/11) (Foto: Humas pengprov!

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menunjukkan komitmen kuat dalam melakukan percepatan penanganan masalah terhadap perempuan dan anak.

Hal itu ditunjukkan dengan dikukuhkannya Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak atau Satgas PMPA Provinsi Jatim. P!elantikan dilakukan secara langsung oleh Khofifah di Hotel Harris and Convention Surabaya, Selasa (8/11/2022).

Dalam acara tersebut dikukuhkan sebanyak 51 orang anggota Satgas PMPA Jatim. Mereka akan betugas menangani permasalahan perempuan dan anak baik dari sisi pencegahan, penanganan, pemulihan dan pemberdayaan.

“Pengukuhan Satgas PMPA ini merupakan bagian dari komitmen lintas elemen strategis di Jatim sebagai bentuk langkah kongkrit dalam menyikapi terjadinya berbagai permasalahan perempuan dan anak. Baik itu terkait kekerasan, bullying, human trafficking dan berbagai kerentanan terhadap perempuan dan anak,” tegas Gubernur Khofifah, usai pengukuhan.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Lebih lanjut, ditegaskan Khofifah, ada empat bidang yang di tangani dalam Satgas PMPA Jatim ini. Pertama yaitu bidang pencegahan yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Pendidikan. Kemudian yang kedua yaitu bidang penanganan dikoordinir oleh Direktur Reserse Dan Kriminal Umum Polda Jawa Timur. Ketiga bidang pemulihan dikoordinir oleh Kepala Dinas Sosial serta bidang pemberdayaan dikoordinir oleh Kepala Dinas Koperasi Dan UKM.

“Kami ingin agar penyelesaian masalah perempuan dan anak di Jatim benar-benar ditangani secara holistik. Jadi saya minta supaya Satgas PMPA bekerjanya sinergis dan kolaboratif. Cepat dan gratis,” tegas Khofifah.

Guna mempermudah dan mempercepat layanan Penanganan Masalah Perempuan dan Anak, Pemprov Jatim melalui DP3AK telah menyediakan shelter dan juga layanan pengaduan call center POS SAPA (Sayang Perempuan dan Anak) yang dapat diakses dengan WA atau telepon di nomor 0895 3487 71070. Atau juga bisa mengakses hot line SAPA dengan Nomor 129.

Lebih jauh Mantan Menteri Sosial RI ini menyebutkan bahwa kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Jatim saat ini cukup tinggi. Berdasarkan data Simphoni Kementerian PPPA RI yang dihimpun dari data kab kota di Jatim, per 1 Januari 2022 hingga 25 Oktober 2022, terdapat 690 kasus kekerasan pada perempuan. Dan telah terjadi kasus kekerasan pada anak sebanyak 895 kasus.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Tidak hanya itu, yang juga menjadi konsen Gubernur Khofifah terkait masalah anak adalah dispensasi kawin anak atau nikah dini usia. Dimana sepanjang tahun 2021, di Jatim ada 17.151 pengajuan dispensasi kawin anak yang dikabulkan. Dan tahun 2022 data Januari sampai Agustus telah ada 10.104 pengajuan yang dikabulkan.

Pun begitu dengan kasus cerai talak di Jatim, juga menjadi perhatian Gubernur Khofifah. Pasalnya di tahun 2021 terdapat sejumlah 25.038 kasus cerai talak di Jatim. Sedangkan sepanjang tahun 2022 hingga bulan Juli telah mencapai 14.073 kasus cerai talak. Sedangkan untuk cerai gugat tahun 2021 sejumlah 63.006 kasus dan tahun 2022 hingga bulan Juli telah mencapai 36.230 kasus.

“Maka pencegahan harus menjadi hal utama yang dilakukan. Pencegahan bisa dilakukan mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga sekolah dan masyarakat. Satgas PMPA juga nanti saya harap memiliki model kampanye sosialisasi edukasi publik yang bertujuan menimbulkan kepedulian sosial,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Khofifah menyebutkan bahwa melalui adanya Satgas PMPA Jatim ini juga akan mewujudkan optimalisasi sistem layanan dan pengaduan korban yang mudah dan responsif.

“Penanganan perempuan dan anak yang menjadi korban harus cepat. Dan tolong diberikan layanan terbaik dan kalau bisa mendapat jalan pintas tidak pakai antre. Dan gratis. Rumah aman atau shelter yang nyaman tolong disediakan,” tegas Khofifah.

“Dan kalau bisa one stop service crises center. Jadi ada layanan pengaduan yang cepat dan responsif, pendampingan bagi korban dan layanan kesehatan, hingga proses penegakan hukum serta layanan rehabilitasi sosial dan reintegrasi sosial,” urainya.

Dengan begitu penanganan masalah perempuan dan anak di Jatim akan dilakukan secara komprehensif dan simultan. Dengan harapan ke depan kasus permasalahan perempuan dan anak di Jatim akan terus menurun.

“Kami ucapkan terima kasih pada semua pihak mendukung pembentukan Satgas PMPA Jatim sebagai bentuk penanganan dari hulu sampai dengan hilir masalah perempuan dan anak. Semoga upaya kita mendapatkan ridho dari Allah SWT,” pungkas Khofifah.(*)

Baca Sebelumnya

Kacong Jebbing 2022, Menparekraf: Di Tangan Kalian Pariwisata Bangkalan Dititipkan 

Baca Selanjutnya

Hari Pahlawan, Arum Sabil Terima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya 

Tags:

Khofifah pmpa jatim

Berita lainnya oleh M. Rifat

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

13 April 2026 02:02

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

13 April 2026 01:01

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

13 April 2026 00:16

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar