Sambut Ramadan Masyarakat Kota Mojokerto Gelar Tradisi Nyadran

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

4 Mar 2024 04:05

Thumbnail Sambut Ramadan Masyarakat Kota Mojokerto Gelar Tradisi Nyadran
Tradisi nyadran yang dilakukan oleh masyarakat Kota Mojokerto, Minggu (3/3/2024). (Foto: Pemkot Mojokerto)

KETIK, MOJOKERTO – Masyarakat Indonesia dikenal memiliki beragam tradisi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Salah satunya tradisi nyadran yang masih dilakukan oleh masyarakat Kota Mojokerto hingga saat ini. Tahun ini tradisi tersebut mereka adakan Minggu kemarin (3/3/2024).

Tradisi nyadran merupakan hasil akultirasi dari budaya Jawa dengan budaya Islam. Tujuan dari tradisi ini adalah untuk mengungkapkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan, serta mendoakan para leluhur. Tradisi ini selalu dilakukan setiap tahun secara turun temurun pada saat menjelang bulan Ramadan.

"Karena dalam budaya Jawa, nyadran ini sebagai wujud dalam menghormati leluhur, memelihara lingkungan, serta bentuk syukur,” tutur Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, Minggu (3/3/2024).

Ali Kuncoro menambahkan tradisi nyadran menjadi kegiatan yang penting karena mengajarkan gotong royong dan menjaga keharmonisan para anggota masyarakat. Dalam rangkaian nyadran terdapat kegiatan bernama kembul bujono yang artinnya makan bersama, hal ini dipercaya dapat mempererat ikatan persaudaraan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga:
Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

“Seluruh masyarakat berbagi melalui tumpengan bareng dan makan bareng. Yakinlah, apa yang kita bagi pasti akan kembali berlipat-lipat,’’ tambahnya.

Foto Doa bersama yang digelar dalam rangkaian tradisi nyadran. (Foto: Pemkot Mojokerto)Doa bersama yang digelar dalam rangkaian tradisi nyadran. (Foto: Pemkot Mojokerto)

Prosesi nyadran diawali dengan arak–arakan tumpeng ageng sebagai simbol gotong royong dan keharmonisan. Warga juga turut membawa asahan yang berisi berbagai makanan olahan, hasil bumi, serta serabi sebagai jajanan khas.

Diiringi pawai budaya, tumpeng diarak dari jalan kampung menuju area makam sesepuh setempat. Dilanjutkan dengan memanjatkan doa bersama.

Baca Juga:
Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Warga kemudian saling berebut untuk mengambil makanan yang ada di tumpeng ageng dan melakukan purakan atau makan bersama-sama di area makam.(*)

Baca Sebelumnya

Ambil Peluang Ini! RSI Aminah Blitar Mencari Bidan, Perawat, hingga Staf!

Baca Selanjutnya

Dishub Jatim Pastikan Bandara Kediri Bisa Digunakan untuk Mudik Lebaran

Tags:

bulan Ramadan Tradisi Nyadran Warisan Leluhur budaya Gotong royong harmonis

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar