Ribuan Peserta Job Fair di Jember Ditolak Karena SDM Rendah

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

8 Des 2023 09:04

Thumbnail Ribuan Peserta Job Fair di Jember Ditolak Karena SDM Rendah
Peserta pencari kerja saat Jember Job Fair 2023 (2/8/2023) (Foto: ppid.jemberkab.go.id)

KETIK, JEMBER – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember menyampaikan evaluasi pelaksanaan job fair yang terakhir digelar pada bulan Agustus Kemarin. Tercatat hampir 5.000 pencari kerja dan terdapat sekitar 4.000 lowongan pekerjaan, hanya 200-an orang yang diterima perusahaan.

Seharusnya hanya ada gap 1000 pelamar yang tidak diterima, ternyata jauh melampaui angka tersebut. Hal itu disebut-sebut karena kompetensi para pencari kerja di Jember masih rendah.

Kepala Disnaker Jember Suprihandoko, menyampaikan pelamar kerja yang diterima hanya sebagian kecil. "Barangkali pencari kerja tidak punya kompetensi, skill-nya kurang sehingga tidak bisa dipaksakan. Perusahaan pun tidak mau menerima," katanya Jumat (8/12/2023).

Lebih jauh, Suprihandoko menyampaikan, fakta di lapangan, tingkat pendidikan terakhir pencari kerja dan buruh adalah 6 tahun 1,8 bulan. Artinya rata-rata orang Jember sekolahnya setara dengan SD dan dropout SMP.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

"Terlepas dari latar belakang keluarga, kalau melihat rata-rata lama pendidikan itu kan menyedihkan," urainya.

Ketika memasuki usia kerja, mereka tidak punya skill yang memadai. Kendatipun mereka diterima bekerja, mereka susah untuk berkembang. Sehingga target yang ditetapkan perusahaan sulit tercapai. 

"Jadi produktivitas perusahaan sementara inu profitnya naik-turun. Karena mereka merasa sulit meningkatkan etos kerja, kreatifitas, inovasi dan daya saing karyawan," imbuh pria berkacamata itu.

Karenanya dengan terpaksa, perusahaan cenderung merugi dan berujung kesulitan memenuhi hak-hak buruh. 

Baca Juga:
Surabaya Industrial and Labour Festival 2026 Dorong IKM Go Global, Transaksi Tembus USD 2,7 Juta

Bahkan, kata Supri, ada perusahaan di Jember dengan karyawan mencapai ribuan berencana menarik investasinya. Lantaran bila diteruskan akan merugi. Tentu dampaknya akan menambah angka pengangguran lagi di Jember.

Sebagai upaya awal menampung keinginan para pencari kerja Jember, sebanyak 248 operator dari setiap desa dan kelurahan dilakukan bimtek.

"Daftar kartu pencari kerja tidak perlu ke Disnaker lagi, cukup di kantor desa. Nanti dari Disnaker dapat memantau langsung," jelas Suprihandoko.

Misalnya ada orang ingin mencari kerja, Disnaker akan menyiapkan standar kompetensi yang sekiranya dibutuhkan untuk pekerjaan yang diminati.

"Tentu dengan kemampuan penganggaran Disnaker. Bila anggaran dari Disnaker tidak mencukupi, maka akan diarahkan ke lembaga pelatihan keterampilan yang sesuai. Tapi harus mengeluarkan biaya sendiri," urainya.

Dengan demikian setidaknya akan menjamin bahwa para pencari kerja memenuhi standar kompetensi minimal yang dibutuhkan penyedia lowongan pekerjaan.(*)

Baca Sebelumnya

Manfaatkan AI, Google Maps Luncurkan Beragam Fitur Baru

Baca Selanjutnya

Jelang Nataru, Stadion Gajayana Bakal Disulap Jadi Lahan Parkir

Tags:

pencari kerja Jember tidak berkompetensi SDM rendah job fair 2023 Disnaker Jember bursa kerja

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H