KETIK, KEDIRI – Pembenahan Stadion Brawijaya Kota Kediri terus dikebut menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.

Salah satu fasilitas yang mulai dibenahi adalah tempat duduk penonton dengan pemasangan sekitar 2.000 kursi single seat.

Pemasangan kursi tersebut mulai dilakukan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pembenahan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi sejumlah catatan dan rekomendasi I-League sekaligus memastikan Stadion Brawijaya tetap dapat digunakan sebagai kandang Persik Kediri pada musim kompetisi mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, mengatakan pemasangan 2.000 kursi single seat dilakukan secara bertahap.

Baca Juga:
Persebaya Tutup Pramusim Tanpa Kekalahan, Taklukkan Penang FC 1-0 di GBT

“Ada sekitar 2.000 kursi single seat yang akan dipasang di Stadion Brawijaya secara bertahap. Pemasangan mulai dilakukan hari ini,” kata Widodo, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Dari total tersebut, sekitar 1.000 kursi akan ditempatkan di tribun VIP A dan VIP B.

Sementara sekitar 1.000 kursi lainnya direncanakan dipasang di tribun utama.

Pemasangan single seat menjadi salah satu pekerjaan yang dilakukan untuk meningkatkan kelayakan serta kenyamanan Stadion Brawijaya sebagai venue pertandingan Persik Kediri.

Baca Juga:
Jelang Libur Panjang HUT ke-81 RI, KAI Daop 7 Tambah Gerbong KA Jarak Jauh

Selain pembenahan tempat duduk, sejumlah fasilitas stadion juga telah mendapatkan perhatian.

Perbaikan dilakukan pada sektor lapangan untuk meningkatkan kualitas permukaan lapangan yang digunakan dalam pertandingan.

Pekerjaan tersebut meliputi top dressing, pemupukan, penyiraman, hingga pemotongan rumput secara berkala.

Pembenahan juga menyasar pagar keliling yang menjadi pembatas antara area penonton dan lapangan.

Penggantian pagar dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan aspek keamanan selama pertandingan berlangsung.

Pemerintah Kota Kediri juga mengalokasikan anggaran untuk penambahan lampu penerangan Stadion Brawijaya pada tahun ini.

Penambahan fasilitas penerangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pencahayaan stadion, terutama ketika pertandingan digelar pada malam hari.

Widodo mengatakan berbagai pembenahan tersebut dilakukan agar Stadion Brawijaya semakin siap menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Selain memenuhi aspek kelayakan venue, peningkatan fasilitas juga ditujukan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penonton yang menyaksikan pertandingan Persik Kediri secara langsung.

“Berbagai pembenahan tersebut diharapkan membuat Stadion Brawijaya semakin representatif, baik untuk kebutuhan pertandingan Persik Kediri maupun kenyamanan dan keamanan para penonton,” pungkasnya.(*)