KETIK, BANYUWANGI – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) akhirnya mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Ketua DPC PKB Banyuwangi Periode 2026-2031. 

Berdasarkan hasil UKK, Dr. Zaki Al Mubarok, S.Pd.I,M.Si mendapatkan amanah sebagai Ketua Tanfids DPC Partai Kebangkitan Bangsa Banyuwangi Periode 2026-2031.

Pengumuman hasil UKK Ketua Tanfids DPC PKB Banyuwangi ini dilaksanakan oleh DPP PKB melalui daring atau Zoom diikuti jajaran pengurus DPC, Ketua DPAC PKB dan peserta UKK bertempat di Graha Gus Dur Jalan S.Parman Banyuwangi, Kamis, 11 Juni 2026.

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi, KH.Abdul Ghofar Lazim menyampaikan, DPP PKB telah menyelesaikan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan untuk 8 (delapan) nama calon Ketua PKB Banyuwangi masa bakti 2026-2031.

Antara lain Dra. Hj. Ma’mulah Harun, M.Pd.I., Arvy Rizaldy, S.E., H. Muhammad Ali Mahrus, S.H.I., H. Susiyanto, Inayanti Kusumasari, S.E., Dr. Zaki Al Mubarok, M.Si., serta Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah, S.Pd., M.M. Sementara itu, nama KH Ali Makki Zaini muncul sebagai kandidat yang diusulkan oleh DPAC. 

Baca Juga:
Sukses Antar PKB Jadi Partai Terbesar, KDS Kembali Dipercaya Pimpin DPC Kabupaten Bandung

Dan hasilnya Dr. Zakil Al Mubarok mendapatkan kepercayaan sebagai Ketua Tanfids DPC PKB Banyuwangi periode mendatang.

"Hari ini, kita semua sudah mendengarkan bersama-sama Keputusan DPP PKB bahwa Ketua DPC PKB Kabupaten Banyuwangi, Dr. Zaki Al Mubarok, Alhamdulillah ini mungkin yang terbaik berdasarkan pengamatan dan pemantauan DPP dan DPW PKB," ucap KH. Abdul Ghofar Lazim.

Kiai Ghofar mengatakan bahwa seluruh pengurus DPC, Ketua DPAC PKB se Banyuwangi dan seluruh peserta UKK termasuk KH. Ali Makii Zaini yang hadir telah legowo dan menerima keputusan DPP PKB.

"Semua peserta UKK yang hadir dalam pengumuman ini, termasuk KH. Ali Makki Zaini sudah legowo dan menerima keputusan DPP, bahkan Gus Makki mengatakan bahwa PKB Banyuwangi sdah padhang, padhang,” ucapnya.

Baca Juga:
DPP Tetapkan Ali Yafi sebagai Ketua DPC PKB Situbondo 2026-2031

Menurutnya, UKK menjadi instrumen penting bagi PKB untuk memastikan seluruh pemimpin partai memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat, loyal terhadap ideologi partai, serta mampu menjawab tantangan politik dan kebutuhan masyarakat ke depan.

Selanjutnya untuk penyusunan kepengurusan DPc PKB Banyuwangi akan dilakukan sesegera mungkin dengan tetap memperhatikan mekanisme yang diatur oleh DPP PKB. 

"DPP PKB tadi berpesan agar penyusunan kepengurusan dilakukan secepatnya dan akan dipantau langsung DPP PKB agar PKB Banyuwangi tetap solid, kompak untuk menyongsong kemenangan di kontestasi Pemilu mendatang," ucapnya.

"Dalam proses UKK pasti ada yang kecewa, tetapi inilah tradisi kita di Nahdlatul Ulama, ikhtiar sudah kita laksanakan, semua proses juga suda dilakukan, namun semua takdir dari Allah SWT, mohon kepada teman-teman yang ngak jadi di UKK dua kali itu, tetap solid dan kompak membesarkan PKB di Kabupaten Banyuwangi ," tuturnya. (*)