Rekrutmen CPNS dan PPPK 2024 di Pacitan Molor, Ini Penyebabnya

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

6 Agt 2024 05:44

Headline

Thumbnail Rekrutmen CPNS dan PPPK 2024 di Pacitan Molor, Ini Penyebabnya
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pacitan, Rudi Hartono, saat berbicara soal rekrutmen CPNS dan PPPK. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pacitan tahun 2024 mundur dari rencana.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pacitan, Rudi Hartono melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Sugeng Budiarto membenarkan adanya kemoloran tersebut. Ia pun menyampaikan penyebabnya.

"Ini disebabkan oleh masih berlangsungnya proses verifikasi dan validasi formasi, serta adanya beberapa daerah yang belum mengusulkan jumlah formasi yang dibutuhkan," ungkap Sugeng, Selasa (6/8/2024).

Semula, pendaftaran disebut bakal dibuka di bulan Juli lalu, namun hingga saat ini belum terlaksana.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Sementara, pemerintah kabupaten (pemkab) juga harus menunggu keputusan resmi dari panitia seleksi nasional (panselnas) sebelum merilis jadwal pelaksanaan rekrutmen.

Kendati demikian, Sugeng menyebut paling lambat bulan Agustus rekrutmen diupayakan sudah dibuka ke publik. "Akhir bulan ini," katanya kepada Ketik.co.id

Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah menerima usulan formasi dari Pemkab Pacitan. "Disetujui, secara global ada 388 kuota," katanya. 

Perinciannya, ada 89 kuota guru, tenaga kesehatan 108 kuota, tenaga teknis 191 kuota. "Tapi, untuk rincian per jabatan PPPK maupun CPNS belum ditetapkan oleh Menpan-RB. Masih menunggu validasi dari BKN," sambungnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Formasi tersebut ditujukan untuk lulusan baru (fresh graduate) dan tenaga honorer yang saat ini berjumlah 2.700 orang. "Jika mampu dituntaskan di tahun ini," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pembangunan Terowongan TIJ-KBS Tertunda karena Pengerjaan Pipa PDAM

Baca Selanjutnya

Perluas Wawasan, 17 Mahasiswa Unesa Ikuti PLP di Thailand

Tags:

pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend