Refleksi Hari Santri Nasional: Menguatkan Basis Pemikiran Pesantren

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Naufal Ardiansyah

28 Okt 2023 12:22

Headline

Thumbnail Refleksi Hari Santri Nasional: Menguatkan Basis Pemikiran Pesantren
Pelaksanaan seminar dan kajian di HSN 2023. (Foto: Lakpesdam NU Kota Malang)

KETIK, MALANG – Berbagai pegiat literasi antusias menghadiri Seminar dan Kajian Pesantren dari Pusat Studi Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat (PSP2M) Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kepribadian Mahasiswa (UPT PKM) Univeristas Brawijaya (UB). Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (27/10/2023) ini mendorong terbangunnya basis pemikiran pesantren.

KH Mohammad Nafi selaku Pengasuh Pesma Al-Hikam Malang menjelaskan refleksi diksi-diksi apik yang dilekatkan pada pesantren perlu menjadi perhatian bersama. Terlebih dalam konteks refleksi mendalam terhadap apa yang ada dan sedang terjadi di pesantren.

"Pesantren sudah terlanjur disebut sebagai entitas yang tak pernah ada habisnya untuk dikaji. Mulai dari arus pemikiran, dinamika, dan tradisi yang dipertahankan sekaligus berkembang di dalamnya. Kegiatan ini salah satu upaya untuk mendiskusikan hal itu," tandas Wakil Rais Syuriah PCNU tersebut.

Turut hadir Prof Dr Mujamil Qomar yang merupakan Guru Besar Filsafat dan Pemikiran Islam Modern UIN SATU Tulungagung. Ia menjelaskan sebuah refleksi dalam buku "Aksiologi Pendidikan Pesantren: Etika dan Internalisasi Nilai Islam di Pesantren," "Intelegensia Pesantren: Epistemologi Pembaharuan Pesantren," dan "Arus Utama Pemikiran Pesantren".

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

"Masing-masing buku saya ini menghadirkan refleksi dan usulan-usulan baru dalam membangun basis pemikiran pesantren," ujarnya.

Tak hanya itu, buku ciptaannya juga menguji berbagai capaian pendidikan serta kitab kuning yang ada di pesantren. Menurutnya kitab kuning menhambil peran dalam meragamkan pemikiran di pesantren.

"Ada juga yang menguji 'capaian' pendidikan dan kitab kuning yang ada di pesantren. Kitab kuning berjasa dalam mewarnai pemikiran pesantren. Namun jika kita menganggap kitab kuning mampu menjawab segala persoalan agama kontemporer, ini masih perlu dikaji aktualisasi dan relevansinya," lanjutnya.

Prof Dr KH Ahmad Munjin Nasih, Guru Besar Pemikiran Islam Universitas Negeri Malang juga terlibat dalam dialog tersebut. Ia menegaskan arus pemikiran kalangan pesantren bisa dilacak dari tiga kategori yang dirumuskan oleh pemikir muslim, yaitu tekstual, kontekstual, dan liberal. 

Baca Juga:
Kepala Daerah Diingatkan Pantau MBG, Gubernur Khofifah Perintahkan Perbaiki Kendala di Lapangan

"Ketiga arus tersebut dengan mudah kita temukan di pesantren. Hal ini menjadi bagian dari akar dan dinamika pemikiran Islam di Indonesia," jelasnya.

Adapun Dr Mohammad Anas, Dosen Filsafat dan Sosiologi Modern UB sekaligus Kepala UPT PKM UB memberikan penjelasan mengenai tuduhan stagnasi pemikiran Islam dan pesantren yang tidak tepat. 

"Pesantren di Indonesia mayoritas bermadzhab Syafi'i memiliki akar pemikiran dan rasionalitas yang kuat. Kondisi ini menjadi modal luar biasa untuk mengembangkan pesantren dari aspek pemikiran," katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Yayasan Al Muslim Surabaya Buka Lowongan Guru Bahasa Jawa

Baca Selanjutnya

Agar Tak Hipotermia, Lima Mahasiswa D3 Keperawatan Unusa Bikin Selimut Heating Blanket

Tags:

Hari Santri Nasional HSN 2023 Pesantren pemikiran santri

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar