Refleksi atas Esensi Ramadan yang Sering Luput dari Kesadaran Kita, Menurut Ustaz Felix Siauw

Jurnalis: Syakira Rizki Thalita
Editor: Rahmat Rifadin

1 Mar 2026 05:15

Thumbnail Refleksi atas Esensi Ramadan yang Sering Luput dari Kesadaran Kita, Menurut Ustaz Felix Siauw
Ilustrasi - Mererefleksikan diri di Bulan Ramadan (Desain : Muhammad Dzikrulllah Akbar/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Ramadan sering kali dipahami sebatas bulan menahan lapar dan haus. Banyak orang menyambutnya dengan bayangan tentang sahur, berbuka, dan menahan diri sepanjang hari. Namun jika merujuk pada Al-Qur’an, Ramadhan justru disebut dalam konteks yang sangat istimewa, yaitu sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an.

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang memiliki arti Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). ditegaskan bahwa Ramadan adalah bulan di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Artinya, esensi Ramadan tidak berhenti pada puasa, tetapi pada kedekatan dengan wahyu.

Hal ini juga disampaikan oleh Ustadz Felix Siauw, dalam kajiannya di kanal YouTube Kajian Ustadz Felix pada 8 Februari 2026. Ia menekankan bahwa Ramadan dalam Al-Qur’an tidak pertama-tama dilekatkan dengan kewajiban puasa, melainkan dengan peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.

“Ramadan itu disebut dalam Al-Qur’an bukan dilekatkan dengan puasa, tapi dilekatkan dengan turunnya Al-Qur’an,” ujarnya

Baca Juga:
Akademisi NU Unej Tawarkan Kajian Peta Prioritas Mitigasi Banjir di Situbondo

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa fokus utama Ramadan seharusnya adalah membangun hubungan dengan Al-Qur’an. Puasa memang ibadah penting, tetapi Al-Qur’an adalah ruh yang menghidupkan bulan tersebut.

Ketika seseorang membaca Al-Qur’an dengan hati yang terbuka, ayat-ayatnya terasa sangat personal. Seolah-olah berbicara langsung kepada kegelisahan terdalam manusia.

“Cara terbaik berinteraksi dengan Al-Qur’an adalah merasa bahwa ayat itu turun untuk kita sendiri, bukan sekadar untuk orang lain,” ujarnya

Selama ini, tidak jarang orang membaca Al-Qur’an untuk menasihati orang lain, padahal pesan terbesarnya justru untuk diri sendiri.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki orientasi hidup. Puasa melatih pengendalian diri, tetapi Al-Qur’an memberi arah dan makna. Tilawah bukan sekadar mengejar khatam, tetapi membangun dialog batin dengan Tuhan. Tarawih bukan sekadar rutinitas malam, tetapi ruang untuk merenungkan tujuan akhir kehidupan.

Esensi Ramadan terletak pada kesadaran untuk kembali kepada Al-Qur’an, kembali kepada petunjuk, dan kembali kepada Allah sebagai satu-satunya sumber kecukupan.

Dengan memahami esensi ini, Ramadan tidak lagi terasa sebagai beban tahunan, melainkan sebagai kesempatan emas untuk memperbarui iman dan menemukan kembali identitas sejati sebagai hamba.(*)

Baca Sebelumnya

Veda Start Posisi 5 Moto3 GP Thailand, Ngeri!

Baca Selanjutnya

Rahasia Gali Freitas Gacor di Persebaya, Klop dengan Bernado Tavares?

Tags:

Kajian ramadan Hikmahramadan #esensiramadan #refleksidiri

Berita lainnya oleh Syakira Rizki Thalita

Weekend Anti Gabut: 6 Film Horror Komedi Indonesia yang Siap Menghibur Kamu

11 April 2026 04:00

Weekend Anti Gabut: 6 Film Horror Komedi Indonesia yang Siap Menghibur Kamu

Mudik Lebaran Bukan Ajang untuk Pamer Kesuksesan, Ini Pesan Penting bagi Muslim

17 Maret 2026 09:00

Mudik Lebaran Bukan Ajang untuk Pamer Kesuksesan, Ini Pesan Penting bagi Muslim

Cerita Perjalanan Hafidzah Surabaya Farah Fahreza, Gagal Masuk Kampus Impian Jadi Titik Balik

15 Maret 2026 02:15

Cerita Perjalanan Hafidzah Surabaya Farah Fahreza, Gagal Masuk Kampus Impian Jadi Titik Balik

Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier

14 Maret 2026 02:00

Hidup Terasa Cepat Berlalu Tapi Tak Ada Perubahan? Ini Penjelasan Ustadz Abdurrahman Zahier

Dompet Gak Bakal Boncos! Tips Kelola THR dan Biaya Mudik ala Dokter Tirta

12 Maret 2026 16:00

Dompet Gak Bakal Boncos! Tips Kelola THR dan Biaya Mudik ala Dokter Tirta

Tak Bisa I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan? Ini Nasihat Menenangkan Ustaz Oemar Mita Syameela

11 Maret 2026 18:32

Tak Bisa I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan? Ini Nasihat Menenangkan Ustaz Oemar Mita Syameela

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar