Realisasi Ekspor Komoditi Kabupaten Bandung 2023 Capai USD 8,6 Juta

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

28 Jun 2024 01:13

Thumbnail Realisasi Ekspor Komoditi Kabupaten Bandung 2023 Capai USD 8,6 Juta
Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas ekspor perdana cengkeh ke Pakistan, di PT. Satya Bumi Kalingga, Desa Jatisari Kec Cangkuang, Jumat (28/6/24).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas ekspor perdana komoditi cengkeh ke Pakistan, di PT. Satya Bumi Kalingga, Desa Jatisari Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung, Jumat (28/6/2024). 

Bupati Bandung berharap PT.  Satya Bumi Kalingga dapat menjadi mitra kerja yang bersinergi, dalam rangka mengoptimalkan sumber daya manusia dan sumber daya alam di sektor pertanian di Kabupaten Bandung.

Bupati mengatakan ekspor perdana hasil pertanian yang dikelola PT. Satya Bumi Kalingga menjadi awal yang baik untuk menjalin kolaborasi antara Pemkab Bandung bersama perusahaan tersebut. 

"Pelaksanaan ekspor ini dalam upaya mendukung program pembangunan sektor pertanian, guna melanjutkan visi Kabupaten Bandung," kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna. 

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Kang DS menyebut capaian realisasi ekspor di Kabupaten Bandung pada tahun 2023 yaitu sebesar USD 8,6 juta. Meliputi 5 komoditi yaitu teh hitam, coklat, kelapa, jahe dan benang. 

"Sementara sampai dengan bulan Mei 2024, mencapai nilai ekspor sebesar USD 2,6 juta, meliputi 2 jenis komoditi yaitu coklat dan benang," ungkapnya.

Kang DS menyebut sekitar 60 persen dari 3,7 juta jiwa penduduk Kabupaten Bandung adalah berprofesi sebagai petani. 

"Dengan potensi sektor pertanian hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bandung, membuat sektor pertanian akan tetap menjadi andalan sebagai lokomotif pembangunan perekonomian," kata Kang DS.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Oleh karena itu, imbuh Bupati Bedas ini, Pemkab Bandung terus berupaya meningkatkan komoditas pertanian melalui program-program yang saat ini sedang berjalan. Di antaranya perluasan tanam komoditas strategis, peningkatan mekanisme pertanian, dan menerapkan sistem bertani dengan agro solution (Sibedas).

Program lainnya, kata Kang DS, yaitu hibah Kartu Tani kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani. Pemberian BPJS Ketenagakerjaan kepada para petani se-Kabupaten Bandung.

"Ada juga Program Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan pembebasan PBB bagi LSD, yang sudah tersebar di 29 kecamatan dan 207 desa di Kabupaten Bandung," jelasnya.

Pemkab Bandung berkolaborasi dengan Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan Universitas Padjadjaran juga membentuk program Babinsa berdaya saing meliputi sub program gelar teknologi. Selain itu demplot penerapan teknologi pertanian dan pelatihan penerapan teknologi pertanian. 

Dikatakannya, Pemkab Bandung merupakan salah satu dari 94 Instansi Penerbitan Surat Keterangan Asal (IPSKA) yang ada di Indonesia.

"Yang telah ditetapkan oleh Menteri Perdagangan, sehingga diberikan kewenangan untuk menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) dengan tujuan ke berbagai negara," ungkapnya.

Menurutnya, SKA sendiri merupakan dokumen wajib yang harus disertakan, pada waktu barang ekspor asal Indonesia memasuki wilayah negara lain, yang telah memiliki kesepakatan dagang dengan Indonesia.

Pada kesempatan itu Kang DS sangat berharap kehadiran PT. Satya Bumi Kalingga, ke depannya akan memberikan kontribusi nyata untuk mendorong ekspor berbagai komoditas pertanian, yang akan bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bandung. 

Bupati Bandung juga turut mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT. Satya Bumi Kalingga atas santunan yang diberikan kepada 2.000 anak yatim pada peresmian operasional perusahaan kali ini.

"Pemberian santunan ini bukan hanya sekedar tentang memberikan materi, akan tetapi menjadi bentuk kepedulian, rasa cinta dan tanggungjawab sosial perusahaan dan kita bersama untuk senantiasa menyantuni anak yatim," pungkas bupati.(*)

Baca Sebelumnya

Pusat Data Nasional Terkena Ransomware, Pakar ITS Ingatkan Pentingnya Mitigasi

Baca Selanjutnya

Harita Nickel Bagikan Dividen Rp 1,6 Triliun, Pertumbuhan Solid

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA cengkeh ekspor Pakistan PEMKAB BANDUNG

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H