Razia Jukir Liar Surabaya Memanas! Eri Cahyadi Minta Minimarket Tak Bikin Gaduh Atau Pilih Ditutup

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Fiqih Arfani

10 Jun 2025 17:28

Thumbnail Razia Jukir Liar Surabaya Memanas! Eri Cahyadi Minta Minimarket Tak Bikin Gaduh Atau Pilih Ditutup
Sidak ke Minimarket yang tidak mematuhi peraturan karena tidak memiliki jukir pribadi. (Foto: Tangkapan Layar Instagram @banggasurabaya)

KETIK, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertindak tegas bagi pemilik usaha yang tidak mematuhi peraturan mengenai toko moderen harus memiliki jukir (juru parkir) pribadi bukan jukir liar pada Selasa 10 Juni 2025.

Dalam sidaknya kali ini, ada dua tempat usaha yang terpantau dilakukan penutupan. Keduanya berada di sekitar area kelurahan Mojo.

Sidaknya kali ini, Eri didampingi oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat dan jajaran Forkopimda lainnya.

"Sampai ada Jukir dari sampean (perusahaan) baru bisa dibuka, sekarang tutup, jangan bikin gaduh Surabaya, ini bikin fitnah, fitnahnya di jukirnya, di polisi," paparnya.

Menurut Eri, banyak minimarket yang memanfaatkan tulisan gratis parkir tetapi tidak menyediakan petugas yang sah. Alhasil, masyarakat tetap dipungut bayaran oleh juru parkir liar yang tidak jelas asal-usulnya.

“Kalau ada tukang parkir tapi gak punya surat tugas, gak pakai rompi resmi, nanti orang kira itu suruhannya siapa? Kapolres? Dandim? Ini kan bisa jadi fitnah,” kata Eri.

Untuk itu, Pemkot mewajibkan setiap tempat usaha yang memiliki lahan parkir dan membayar pajak untuk menunjuk sendiri juru parkirnya lengkap dengan identitas dan seragam.

Saat sidak, Eri menemukan beberapa toko tak memiliki jukir resmi. Ia pun langsung menutup lahan parkirnya. Akibatnya, toko-toko tersebut memilih tutup sementara karena tak bisa melayani pelanggan tanpa area parkir yang sah.

“Saya hanya tutup tempat parkirnya, tapi ya otomatis usahanya ikut berhenti. Masa pelanggan mau belanja gak ada tempat parkir?” ujarnya.

Namun Eri memberi jalan keluar. Toko boleh kembali buka asalkan menyediakan juru parkir yang sah dan tidak menyebabkan kendaraan parkir sembarangan di pinggir jalan.

“Silakan buka lagi. Tapi harus ada tukang parkirnya. Gak boleh bikin macet dan ganggu ketertiban. Jangan bikin gaduh Surabaya,” ujarnya tegas.

Eri juga menyentil fenomena setoran jukir ke oknum RT/RW yang belakangan mencuat. Baginya, hal itu tak ada bedanya dengan praktik premanisme.

“Kalau ada yang narik-narik uang tanpa aturan, itu bukan pengelolaan, itu preman. Masa laporannya ke RT, RW? Siapa yang tanggung jawab kalau ada apa-apa?” cetusnya.

Ia menekankan, semua tempat usaha harus bertanggung jawab penuh atas pengelolaan parkirnya, termasuk memberikan asuransi dan perlindungan bagi juru parkirnya.

Untuk memastikan kenyamanan masyarakat, Eri mewajibkan setiap juru parkir resmi mengenakan rompi yang bisa dikenali. Dengan begitu, warga tahu bahwa parkir memang gratis dan tidak perlu lagi membayar.

“Rompinya itu penting, supaya warga tahu ini bukan jukir liar. Karena toko sudah bayar pajak parkir, masyarakat gak boleh dipungut lagi,” tutur Eri Cahyadi. (*)

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari
Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Sebelumnya

Kejaksaan dan Ketua DPRD Tuban Angkat Bicara Perihal Transparansi DD

Baca Selanjutnya

Bantu Petani dan Gapai Target Swasembada Gula, Jatim Luncurkan KUR Khusus

Tags:

Eri Cahyadi Eri minimarket Sidak Wali Kota Surabaya Sidak Wali Kota Surabaya Jukir Jukir Liar jukir pribadi surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar