KETIK, JAKARTA – Nama Raffi Ahmad menjadi sorotan setelah kolom komentar di akun media sosialnya ramai dibanjiri kritik warganet. Presenter sekaligus Utusan Khusus Presiden tersebut menuai beragam tanggapan bernada keras dari masyarakat.
Sejumlah warganet melontarkan kritik tajam dan mempertanyakan sikap serta tindakan Raffi Ahmad.
"Popularitas itu bukan tiket untuk selalu dibenarkan. Kalau salah, ya harus berani mengakui!" tulis salah satu warganet, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Tak sedikit pula warganet yang meminta Raffi Ahmad lebih berhati-hati dalam bersikap. Menurut mereka, popularitas dan posisi sebagai tokoh publik harus diiringi tanggung jawab serta kesediaan untuk menerima kritik.
"Jangan cuma menikmati popularitas. Kalau sudah jadi figur publik, harus siap bertanggung jawab atas setiap tindakan," tulis warganet lainnya.
Baca Juga:
Buntut Kontroversi Raffi Ahmad di HI, Guyon Waton hingga UMKM Mundur dari Rans Carnival Maguwoharjo"Jangan merasa kebal kritik hanya karena punya banyak penggemar. Publik juga punya hak untuk bersuara," tambahnya.
Gelombang kritik tersebut menunjukkan bahwa media sosial menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan mengekspresikan kekecewaan terhadap figur publik.
Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana Raffi Ahmad merespons berbagai kritik tersebut, termasuk memberikan penjelasan dan menunjukkan sikap yang bertanggung jawab.