KETIK, BLITAR – Uang tunai perlahan tak lagi menjadi satu-satunya cara masyarakat bertransaksi. Di tengah aktivitas yang serba cepat, pembayaran digital melalui QRIS menawarkan cara yang lebih praktis: cukup buka ponsel, pindai kode, dan transaksi selesai.
Melihat perubahan kebiasaan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Trenggalek terus mendorong pemanfaatan QRIS BRI di tengah masyarakat dan pelaku usaha.
Layanan ini memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran dengan memindai satu kode QR menggunakan berbagai aplikasi pembayaran digital.
Bagi pelaku usaha, kemudahan tersebut juga membuat proses menerima pembayaran menjadi lebih sederhana. Mereka tidak perlu menyediakan banyak metode pembayaran secara terpisah.
Pemimpin Cabang BRI BO Trenggalek Ikhwan Beladdinilma mengatakan, digitalisasi transaksi menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung perkembangan dunia usaha, terutama sektor UMKM.
Baca Juga:
Ditolak, Diusir sampai Jadi Tempat Curhat, Begini Perjuangan Petugas SE2026 BPS Sumsel“BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. QRIS BRI tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pelanggan, tetapi juga membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya melalui sistem pembayaran yang lebih modern, aman, dan tercatat dengan baik,” ujar Ikhwan, Selasa 29 September 2026.
Penggunaan QRIS kini juga semakin mudah ditemui dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Mulai dari warung makan, kedai kopi, toko kelontong hingga berbagai usaha jasa mulai memanfaatkan transaksi non-tunai tersebut.
Tak hanya soal kecepatan pembayaran, transaksi digital juga memberikan kemudahan dalam pencatatan arus keuangan usaha.
Baca Juga:
Pemkot Batu Latih 200 UMKM Kuasai AI, Wali Kota Cak Nur: Teknologi Bukan Ancaman UsahaDengan transaksi yang tercatat secara digital, pelaku UMKM memiliki sistem pencatatan pembayaran yang lebih tertib dan dapat membantu mereka memantau aktivitas keuangan usaha.
BRI BO Trenggalek pun terus melakukan edukasi kepada merchant maupun masyarakat mengenai manfaat transaksi non-tunai.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem pembayaran digital yang semakin kuat di Kabupaten Trenggalek.
Bagi masyarakat, kehadiran semakin banyak merchant QRIS juga membuat transaksi sehari-hari menjadi lebih ringkas.
Tak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar. Ponsel yang berada di genggaman sudah bisa menjadi alat pembayaran untuk berbagai kebutuhan.
Ke depan, BRI BO Trenggalek akan terus mendorong pemanfaatan layanan digital perbankan untuk memberikan pengalaman transaksi yang semakin mudah bagi masyarakat.
Digitalisasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung UMKM agar mampu mengelola transaksi secara lebih praktis, berkembang, serta beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang semakin digital.
Sebab, bagi pelaku usaha hari ini, transaksi bukan lagi sekadar soal uang berpindah tangan. Cara pembayaran yang cepat, tercatat, dan mudah menjadi bagian dari bagaimana sebuah usaha bertumbuh di tengah perubahan zaman.