Pupuk Matahari Terbit Jadi Solusi Petani di Bangkalan saat Pupuk Subsidi Langka

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

23 Jul 2024 11:39

Thumbnail Pupuk Matahari Terbit Jadi Solusi Petani di Bangkalan saat Pupuk Subsidi Langka
Kontak tani nelayan andalan saat mengikuti demplot pertanian dan sosialisasi pupuk komirsial lokal

KETIK, BANGKALAN – Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional untuk membantu pemerintah mensejahterakan petani, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) bekerja sama dengan perusahan pupuk Sari Tani menggelar Demplot atau Demontration Plot, Selasa (23/07/2024).

Demplot atau demonstration plot merupakan suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan pengaruh sesuatu terhadap tanaman.

Demplot bisa berupa inovasi teknologi budidaya, varietas unggul baru, pemupukan dan lain-lain yang disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut.

Perusahan Sari Tani Gresik yang memproduksi pupuk matahari terbit, merupakan pupuk non subsidi yang bisa menjadi solusi bagi para petani di Kabupaten Bangkalan di saat pupuk bersubsidi berkurang. 

Baca Juga:
Simulasi Rutin Pencegahan Kebakaran di Kejari Lebak, Damkar: Sangat Penting

Kehadiran pupuk matahari terbit tidak hanya menjadi solusi saat pupuk bersubsidi langka, melainkan juga menawarkan kualitas hasil tanam yang baik.

Erwin Haryanto General Manager Sari Tani mengatakan, keunggulan menggunakan pupuk matahari terbit tidak membuat daun kuning, yakni tetap hijau, batang lebih kuat, tidak gampang roboh. Serta hasil tani yang lebih padat dan berisi.

"Kami memang memproduksi pupuk matahari terbit ini untuk membantu petani. Subsidi kan langka, jadi kita produksi pupuk matahari terbit sebagai solusi untuk petani agar tidak kesulitan lagi dalam mendapatkan pupuk dan mendapatkan hasil tani yang lebih baik," jelasnya.

Menurut Erwin, kandungan dalam pupuk matahari terbit 15-15. Artinya lebih bagus dibandingkan pupuk subsidi yang hanya, 10, 8, dan 12.

Baca Juga:
Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Ingatkan Kalaksa BPBD se-Jatim Siap Siaga

"Pupuk matahari terbit ini untuk memperbagus hasil tani. Jadi kalau pakai pupuk matahari terbit Insyaallah daunnya itu tidak bakalan kuning, hijau terus. Apalagi buat padi, kami jamin hasilnya pasti bagus," tegasnya.

Untuk harga, masih bersaing dengan harga yang ada di pasaran, bahkan dengan harga pupuk subsidi sekalipun. Sehingga petani tidak perlu risau terkait dengan maslah harga.

"Karena misi kami ingin membantu petani agar lebih maju dan lebih berkembang. Sehingga mendapatkan hasil tani yang lebih memuaskan," tambahnya.

Ketua Poktan Harapan Makmur 1 Desa Poter Agus Supriyadi yang sudah melakukan uji coba demplot menggunakan pupuk matahari terbit ini sangat puas dengan hasil pertaniannya yang lebih bagus.

"Iya warnanya juga lebih cerah dan bobotnya lebih bertambah. Jadi hasil produksinya itu lebih. Kalau sebelumnya saya panen satu hektarnya itu dapat lima ton, setalah pakai pupuk matahari terbit bisa dapat 6,6 ton," ungkapnya.

Sementara Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Tanah Merah Abdul Ghofur berharap demplot atau uji coba penggunaan pupuk matahari ini bisa dilakukan di setiap desa yang ada di Kecamatan Tanah Merah. Sehingga petani  bisa lebih terbantu, terutama ketika pupuk bersubsidi sudah mulai langka. 

"Jika nanti petani sudah mengetahui hasilnya, saya yakin petani pasti akan mencari pupuk ini, apalagi harganya terjangkau tidak jauh dari pupuk subsidi," ungkap pria yang juga menjabat Kades Desa Kendaban itu.(*)

Baca Sebelumnya

Anggota DPRD Surabaya Dorong Sinergi Berbagai Pihak untuk Jamin Hak-Hak Anak

Baca Selanjutnya

Banyak Desa di Abdya Aceh Salah Kelola Uang Desa, Ini Harapan Inspektorat

Tags:

Demplot Pertanian Sosialisasi pupuk komeesial lokal

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar