Pupuk Kompos Olahan TPA Supit Urang Kota Malang Berpotensi Hasilkan PAD Ratusan Juta

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

6 Jan 2024 07:30

Thumbnail Pupuk Kompos Olahan TPA Supit Urang Kota Malang Berpotensi Hasilkan PAD Ratusan Juta
Gambaran area TPA Supit Urang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Supit Urang Kota Malang, digadang mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan hasil olahan pupuk komposnya. Pasalnya potensi pendapatan yang dapat dihasilkan diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya. Ia menjelaskan pengolahan sampah telah masuk dalam potensi retribusi melalui Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) yang telah dibuat. 

"Artinya ini menjadikan pendapatan khusus untuk Pemkot Malang hasil olahan persampahan ini. Beberapa yang sudah kita catutkan di dalamnya secara kemampuan jumlah tonase serta berat yang bisa terjual. Tentunya kita pasti di bawah harga pasar, cuma sistematis penjualannya yang masih kita godok," ujar Rahman, Sabtu (6/1/2024).

Saat ini rata-rata produksi kompos setiap harinya di TPA Supit Urang mencapai 30 ton. Pada 2023 lalu hampir setiap kelurahan mendapat bantuan kompos dari DLH Kota Malang. Bahkan merambah pada pelaku usaha, kegiatan, hingga hotel.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Rata-rata 30 ton tiap hari produksi. Kan 26,4 persen itu sudah terolah sampah-sampah itu melalui sortir dan komposting yang ada di TPA sebelum masuk ke sanitary landfill. Di 2023 hampir semua kelurahan kita bagi. Hampir semua pelaku usaha, pelaku kegiatan, hotel-hotel semua minta bantuan untuk kompos di DLH," lanjutnya.

Hingga kini DLH Kota Malang masih memastikan adanya peraturan yang dirancang terkait penjualan hasil produksi dari TPA Supit Urang. Produksi kompos tersebut diharapkan mampu mengatasi keluhan petani atas mahalnya pupuk di pasaran.

"Tapi tentunya ada spesifikasi teknis dengan kompos itu tepat guna apa tidak, bisa atau tidak digunakan, itu ada kajian lagi. Ada kompos yang peruntukannya khusus. Tapi saya dapat bocoran kemarin sudah pernah kita uji lab untuk komposnya, itu sih luar biasa. Bisa digunakan untuk aspek apapun," tambahnya.

Rahman menambahkan, supaya dapat melakukan penjualan produk, TPA Supit Urang Kota Malang harus berbentuk Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Tujuannya agar bisa berkembang dan dikelola secara profesional.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Namun konsekuensi yang harus ditanggung, seluruh biaya operasional TPU Supit Urang harus bersifat mandiri. "Selama ini TPA Supit Urang masih disokong oleh APBD, belum tentu secara murni PLUT," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Meningkat, Jumlah Pelaku UMKM Kota Malang Sentuh Angka 85.200

Baca Selanjutnya

LPPOM MUI Buka Lowongan untuk Tenaga Laboratorium

Tags:

Kompos retribusi daerah TPA Supit Urang DLH Kota Malang Kota Malang PAD

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H