Puluhan SMPN di Magetan Tak Penuhi Pagu, Sujatno: Mengapa Siswa Tidak Mau Daftar ke Situ

Jurnalis: Ian Alfatih
Editor: Eko Suprayitno

27 Jun 2023 11:30

Thumbnail Puluhan SMPN di Magetan Tak Penuhi Pagu, Sujatno: Mengapa Siswa Tidak Mau Daftar ke Situ
Sujatno Ketua DPRD Magetan. (Foto: Instagram Sujatno)

KETIK, MAGETAN Puluhan SMPN di Magetan yang tak terpenuhi pagunya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023-2023 mendapat perhatian DPRD Magetan.

Wakil rakyat meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) melakukan kajian serius penyebab 20an SMPN di Magetan  yang gagal memenuhi pagunya.

Selain itu wakil rakyat juga meminta agar kualitas di masing-masing satuan pendidikan merata, antara yang di pusat kota maupun yang di pinggiran.

‘’Pemkab Magetan harus bisa meningkatkan kualitas masing-masing lembaga, sehingga tejadi pemerataan. Jangan sampai ada kesan sekolah A lebih baik dari sekolah B, itu PR-nya,’’ Kata Ketua DPRD Magetan, Sujatno dihubungi Ketik.co.id.

Baca Juga:
Penghapusan Sistem PPDB Zonasi, Pemkot Surabaya Tunggu Petunjuk Pusat

Sujatno mengatakan jika pemerataan kualitas pendidikan terjadi maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sebab, selama ini masyarakat masih fokus pada sekolah-sekolah yang difavoritkan dalam mempercayakan pendidikan buah hatinya.

‘’Ini harus menjadi perhatian khusus, sehingga kalau kualitasnya merata dan semakin bagus bisa meminimalisir kekurangan pagu di lembaga,’’ tambahnya.

Politisi PDIP ini mengatakan sejatinya sistem zonasi memiliki tujuan yang mulia. Di antaranya menciptakan suasana kelas yang heterogen, menghemat waktu, akses pendidikan lebih merata, mendekatkan lingkungan sekolah dengan keluarga, Pemerataan peserta didik dan berkurangnya stigma sekolah favorit.

‘’Sekarang sistem zonasi dan tujuannya bagus, karena sekolah lebih dekat dengan rumah, tidak perlu jauh-jauh, kelasnya juga semakin heterogen,’’ paparnya.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Ungkap Pentingnya Pemerataan Fasilitas untuk Sekolah Negeri dan Swasta

Kata dia penyebab belum terpenuhinya pagu di SMPN yang ada di wilayah Magetan perlu dilakukan identifikasi. Karena dia meyakini setiap sekolah memiliki permasalahan yang berbeda dengan sekolah lainnya.

‘’Perlu dilakukan kajian agar lebih akurat," ungkapnya.

Menurunya Dikpora Magetan perlu memberikan perhatian kepada masing-masing sekolah yang belum terpenuhi pagunya. Agar sekolah melakukan pendekatan dan mencari akar masalahnya untuk diselesaikan bersama.

‘’Yang harus menjadi perhatian itu mengapa siswa kok tidak mau ke situ,’’ tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan SMPN di Magetan gagal memenuhi pagu saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.

Sebab, dari 7.168 total pagu yang tersebar di 39 SMPN se-Magetan, hanya terisi 5.679 kursi. Imbasnya sebanyak 1.494 kursi kosong di bangku SMPN se-Magetan atau setara dengan 48 kelas dengan jumlah rombel rata-rata 30 siswa.

Kondisi itu membuat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan memberikan kebijakan khusus dengan memberikan kelonggaran pendaftaran hingga batas MPLS 2023. (*)

Baca Sebelumnya

Gubernur Khofifah Dorong Petani Hutan Tingkatkan Kualitas Produk

Baca Selanjutnya

Cegah Stunting, Kejari Tanjung Perak Berikan Penyuluhan dan Bagikan Ratusan Bingkisan

Tags:

Magetan Hari Ini Sujatno Magetan PPDB Magetan 2023 PPDB SMPN Magetan Sistem Zonasi

Berita lainnya oleh Ian Alfatih

Waspadai Pita Cukai Palsu, Satpol PP- Bea Cukai-Damkar Gelar Sisak Gabungan

26 Agustus 2024 12:00

Waspadai Pita Cukai Palsu, Satpol PP- Bea Cukai-Damkar Gelar Sisak Gabungan

Sinergi Berantas Peredaran Rokok Tanpai Cukai di Magetan

12 Agustus 2024 11:00

Sinergi Berantas Peredaran Rokok Tanpai Cukai di Magetan

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

17 Juli 2024 05:52

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

27 Mei 2024 10:49

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

26 Mei 2024 12:31

Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

KPU Magetan Tetapkan Calon Anggota PPS Terpilih Pilkada 2024

25 Mei 2024 05:13

KPU Magetan Tetapkan Calon Anggota PPS Terpilih Pilkada 2024

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar