Proyek Talud di Tegalsuruh Pekalongan Disorot, Lebar Bangunan Diduga Tak Sesuai Spek

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Mustopa

14 Feb 2026 14:13

Thumbnail Proyek Talud di Tegalsuruh Pekalongan Disorot, Lebar Bangunan Diduga Tak Sesuai Spek
Sejumlah pekerja sedang mengerjakan proyek pembangunan talud di Desa Tegalsuruh (Foto: Slamet/Ketik.com)

KETIK, PEKALONGAN – Proyek pembangunan talud di Desa Tegalsuruh, RT 02 dan RT 03 RW 02, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik.

Talud yang dibangun untuk menahan tekanan tanah tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis (spek) sebagaimana tercantum dalam papan informasi proyek.

‎Berdasarkan papan informasi di lokasi, volume pekerjaan tercatat sepanjang 654 meter dengan lebar 0,4 meter dan tinggi 0,4 meter. Namun, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan lebar talud disebut hanya sekitar 0,3 meter.‎

‎Dalam papan proyek juga tertulis sumber anggaran berasal dari bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah senilai Rp200 juta. Meski demikian, tidak dicantumkan tahun anggaran pada papan informasi tersebut, sehingga memunculkan tanda tanya dari warga.

Baca Juga:
Cak Hadi Sambung Asa Warga Kampung Onggoboyo Penghuni Bangunan Kolonial di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Peradaban

Foto Kolase Papan Informasi Proyek dan fakta pengerjaan pembangunan talud di Desa Tegalsuruh (Foto: Slamet/ketik.com)Kolase Papan Informasi Proyek dan fakta pengerjaan pembangunan talud di Desa Tegalsuruh (Foto: Slamet/ketik.com)

‎Seorang pekerja di lokasi saat dikonfirmasi menyebut tidak ada mandor proyek di tempat saat pekerjaan berlangsung. Kondisi itu semakin menambah keraguan warga terkait pengawasan teknis pekerjaan.

‎Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan adanya dugaan kejanggalan lain, di antaranya penggunaan batu bekas serta minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal.

‎“Mayoritas bukan orang sini. Warga sini hanya satu orang, itu pun hanya beberapa hari. Batu bekasnya sepertinya dipakai lagi,” ujar seorang warga, Jumat, 13 Februari 2026.

Baca Juga:
Kemanunggalan TNI-Rakyat di Sumberadi Sleman, Seragam Hijau dan Kaos Oblong Bersatu Membangun Desa

‎Kepala Desa Tegalsuruh, Subagiyo, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa proyek talud tersebut bersumber dari anggaran Bankeu Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Ia menyebut terdapat kesalahan cetak pada papan informasi proyek.

‎‎Menurutnya, pekerjaan yang dimulai pada Desember masih diperbolehkan berlanjut hingga awal tahun berikutnya sesuai masa kalender pekerjaan. Ia juga menyatakan papan proyek akan segera diganti untuk memperbaiki kesalahan informasi.

‎‎“Anggaran tahun 2025. Yang penting dikerjakan mulai Desember. Rampung Januari–Februari tidak masalah, masa kalender sampai Maret kalau tidak salah. Papan proyek nanti diganti karena ada kesalahan di kop,” ujarnya.

‎‎Subagiyo menambahkan, pekerjaan proyek talud dikerjakan oleh pihak ketiga. Ia juga mengaku tidak mengenali mandor yang berada di lapangan.

‎‎Warga berharap pelaksanaan proyek dapat diawasi lebih ketat dan disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan agar kualitas bangunan terjamin dan tahan lama.(*)

Baca Sebelumnya

Daftar Promo Bukber Hotel Bintang 4 di Surabaya Ramadan 2026, Ada Paket Buy 1 Get 1

Baca Selanjutnya

Apresiasi untuk Pejuang Ilmu, Yakesma Bantu 40 Guru Lewat Sahabat Guru

Tags:

proyek talud Tegalsuruh pembangunan talud Sragi Bankeu Jateng 2025 proyek desa Pekalongan dugaan tak sesuai spek Infrastruktur Desa pengawasan proyek desa

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

8 April 2026 20:11

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

8 April 2026 06:30

Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

Terima Kunjungan BPOPPJ, Bupati Pemalang Bahas Penanganan Rob dan Banjir Pesisir

8 April 2026 03:16

Terima Kunjungan BPOPPJ, Bupati Pemalang Bahas Penanganan Rob dan Banjir Pesisir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar