Proyek Dam Kedungpeluk Sidoarjo; Bupati Subandi Tegaskan Harus Selesai, Kasihan Warga Tanggulangin

Editor: Fathur Roziq

1 Des 2025 13:49

Thumbnail Proyek Dam Kedungpeluk Sidoarjo; Bupati Subandi Tegaskan Harus Selesai, Kasihan Warga Tanggulangin
Suasana paparan progres pembangunan dam dan rumah pompa Kedungpeluk di Ops Room Kantor Bupati Sidoarjo pada Senin (1 Desember 2025). (Foto: Istimewa)

KETIK, SIDOARJO – Pembangunan pintu air dan rumah pompa (boezem) di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, menjadi perhatian serius Bupati Sidoarjo Subandi. Menindaklanjuti sidak pada Kamis (27 November 2025), Bupati Subandi memanggil pihak-pihak terkait pelaksanaan proyek senilai Rp 7 miliar tersebut. Proyek harus selesai.

Mereka dipanggil pada Senin (1 Desember 2025) di Ops Room, Kantor Bupati Sidoarjo. Yang hadir, antara lain, Kepala Dinas PU Bina Marga Dwi Eko Saptono dan jajarannya. Ada pula pimpinan Bagian Pemerintahan dan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Sidoarjo.

Bupati Subandi memimpin sendiri pertemuan dengan instansi terkait di Pemkab Sidoarjo itu.

Pihak pelaksana proyek CV Barokah Jaya tidak hadir dalam pertemuan.  Yang datang adalah  konsultan pengawas proyek dari CV Pandu Adhigraha. Rapat berlangsung tertutup.

Baca Juga:
Penjahat Tidak Harus Masuk Penjara, Pidana Kerja Sosial Jadi Hukuman Alternatif

Setelah pertemuan tersebut Bupati Subandi menyatakan telah memerintahkan Dwi Eko Saptono untuk benar-benar mengawasi kelanjutan proyek dam Kedungpeluk tersebut. Terutama, pengerjaan lantai bawah rumah pompa.

”Jumat besok (5 Desember 2025), lantai bawah itu harus sudah selesai,” tegas Bupati Subandi.

Foto Bupati Sidoarjo Subandi (kiri) didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Dwi Eko Saptono memimpin rapat evaluasi tentang pembangunan dam dan rumah pompa Kedungpeluk pada Senin (1 Desember 2025). (Istimewa)Bupati Sidoarjo Subandi (kiri) didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Dwi Eko Saptono memimpin rapat evaluasi tentang pembangunan dam dan rumah pompa Kedungpeluk pada Senin (1 Desember 2025). (Istimewa)

Dia mewanti-wanti konsultan pengawas dan Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo. Pengerjaan harus dimaksimalkan untuk lantai bawah. Sebab, pengerjaan yang paling sulit adalah lantai bawah rumah pompa.

Baca Juga:
Cegah Banjir di Sidoarjo, Bupati Subandi: Gencarkan Terus Normalisasi Sungai

”Jangan ngerjakan yang di atas dulu,” ujarnya.

Kalau lantai bawah sudah selesai, dalam cuaca apa pun, pekerjaan lainnya pasti bisa selesai. Jika lantai bawah selesai  dalam cuaca apa pun, pembuangan air dari Tanggulangin (selatan) ke Kedungpeluk (utara) lebih mudah.

Kalau masih seperti ini, lantai bawah belum selesai, pembuangan air masih susah. Padahal, pembangunan dam dan rumah pompa di Kedungpeluk itu bertujuan menarik debit air dari Tanggulangin. Bisa dibuang ke muara. Sebab, dam dan boezem Kedungpeluk terhubung langsung dengan Boezem Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.

Dalam pertemuan terungkap bahwa terjadi keterlambatan yang sangat signifikan. Ada deviasi sekitar 30 persen. Batas kontrak proyek adalah 26 Desember. Namun, hingga Kamis lalu, proyek baru tergarap sekitar 40 persen.

”Kalau tinggal waktu 3 minggu lagi, rasanya tidak selesai,” ungkap Bupati Subandi.

Foto Bupati Subandi saat melakukan sidak ke proyek dam dan rumah pompa Kedungpeluk pada Kamis (27 November 2025). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Bupati Subandi saat melakukan sidak ke proyek dam dan rumah pompa Kedungpeluk pada Kamis (27 November 2025). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Dinas PU Bina Marga harus bisa memastikan penyelesaian proyek tersebut. Jangan sampai terjadi kontraktor pelaksana tidak mampu menuntaskan dan terjadi wanprestasi. Ada waktu tiga pekan sampai berakhirnya kontrak pada 26 Desember. Kemudian sesuai aturan, ada tambahan waktu 50 hari. Kontraktor pelaksana akan dikenakan denda sampai proyek selesai.

Sebagai percepatan pengerjaan, Bupati Subandi meminta tambahan pekerja untuk mengejar target penyelesaian proyek. Pemkab Sidoarjo sangat ingin pembangunan dam dan rumah pompa di Kedungpeluk ini menjadi solusi atas bencana banjir yang terjadi di Tanggulangin selama ini.

”Kalau sampai pelaksana wanprestasi, kasihan warga Kecamatan Tanggulangin yang kebanjiran,” tandas Bupati Subandi. 

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Dwi Eko Saptono menyatakan pertemuan itu merupakan evaluasi dari internal Pemkab Sidoarjo. Untuk selanjutnya, pihak kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas akan diajak bertemu lagi di kantor dinas PU.

Pertemuan di Ops Room Kantor Bupati berlangsung sekitar 30 menit. Setelah itu, perwakilan kontraktor pelaksana CV Barokah Jaya  terlihat di depan Kantor Bupati Sidoarjo. Mereka lalu diajak oleh Dwi Eko Saptono menuju kantor Dinas PU Bina Marga. (*)

Baca Sebelumnya

Duka Sumatera Barat Meluas: Korban Jiwa Capai 129 Orang, 118 Masih Hilang

Baca Selanjutnya

Wali Kota Pekalongan Raih Dwijapraja Nugraha di HUT Ke-80 PGRI, Bukti Komitmen Mutu Pendidikan

Tags:

Proyek Dam Kedungpeluk Bupati Sidoarjo Subandi Banjir di Sidoarjo Banjir di Tanggulangin

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

10 April 2026 06:12

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

10 April 2026 05:40

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar