Protes Gerakan One Love Dibungkam FIFA, Jerman Pose Tutup Mulut

Editor: M. Rifat

24 Nov 2022 02:03

Thumbnail Protes Gerakan One Love Dibungkam FIFA, Jerman Pose Tutup Mulut
Para pemain timnas Jerman melakukan pose tutup mukut sebelum melawan Jepang (23/11). (Foto: FIFA.com)

KETIK, SURABAYA – Aksi tim nasional Jerman dalam perfotoan sebelum kalah 1-2 di pertandingan lawan Jepang pada laga pertama mereka di fase grup E Rabu malam (23/11) jadi perbincangan hangat di tengah Piala Dunia 2022 Qatar. Saat itu, Thomas Muller dkk kompak berpose menutup mulut dengan tangan kanan.

Pose tersebut merupakan bentuk protes para pemain Jerman atas keputusan FIFA yang melarang para kapten tim di Piala Dunia kali ini mengenakan ban kapten berwarna pelangi sebagai simbol dukungan pada gerakan 'One Love'. Itu merupakan kampanye kesetaraan dan anti diskriminasi yang juga termasuk mendukung komunitas LGBT.

Seperti diketahui, kaum LGBT maupun dukungan terhadap hal itu terlarang di negara Qatar. Ada ancaman hukuman tiga tahun penjara bagi siapapun yang melanggarnya di negara tersebut.

Awalnya, para kapten dari tujuh tim nasional negara Eropa berniat mengenakan ban kapten 'OneLove' berwarna pelangi di Piala Dunia Qatar ini. Tujuh negara tersebut adalah Inggris, Belanda, Belgia, Denmark, Jerman, Swiss, dan Wales.

Baca Juga:
DPRD Pacitan Minta Dinas dan Tokoh Agama Bersinergi Tangkal Komunitas LGBT

Namun, di hari kedua Piala Dunia ini berlangsung (21/11) FIFA tiba-tiba mengambil keputusan lebih keras dan  tegas. FIFA mengumumkan akan menjatuhkan hukuman kartu kuning bagi para kapten yang berkeras mengenakan ban kapten yang menggambarkan dukungan kepada kaum LGBT itu selama Piala Dunia kali ini.

Menanggapi hal itu, tujuh Federasi Sepak Bola dari negara Eropa tersebut akhirnya sepakat mengurungkan niat mereka. Keputusan pembatalan gerakan ini disampaikan lewat pernyataan resmi gabungan dari Federasi Sepak Bola negara-negara Eropa itu.

"Sebagai Federasi Nasional, kami tidak bisa menempatkan pemain-pemain kami dalam situasi mendapat kartu kuning akibat mengenakan ban kapten tersebut. Untuk itu, kami telah meminta kapten tim kami untuk tidak melakukannya," tulis Federasi negara-negara Eropa dalam keterangan resmi dilansir Daily Mail.

"Sebenarnya kami sangat ingin menggunakannya. Pasti akan ada sanksi denda dan kami siap untuk membayarnya. Namun, ketika sanksi itu berupa bagian dari pertandingan kami memilih untuk  mempertimbangkannya lagi. Kami akan mencoba mencari cara-cara lain untuk menunjukkan dukungan kepada gerakan itu," ucap Mark Bullingham, CEO Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dilansir BBC saat itu. (*)

Baca Juga:
Mengenal Bleigießen, Tradisi Ramalan Tahun Baru dari Jerman

Baca Sebelumnya

Menko Airlangga Terus Dukung PLN Serap Produk Dalam Negeri 

Baca Selanjutnya

Sah! Akbar Himawan Buchari Ketua Umum Hipmi 2022-2025, Ini Profilnya

Tags:

Piala Dunia 2022 qatar Jerman LGBT One Love

Berita lainnya oleh M. Rifat

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

14 April 2026 17:51

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

14 April 2026 17:37

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

14 April 2026 16:22

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar