Protes Besar-besaran Nelayan Surabaya Tolak Pembangunan PSN SWL

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

3 Sep 2024 11:10

Thumbnail Protes Besar-besaran Nelayan Surabaya Tolak Pembangunan PSN SWL
Puluhan warga menggelar demo penolakan reklamasi PSN SWL. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Puluhan warga berkumpul menggelar unjuk rasa di depan Atlantis Land, Surabaya Selasa 3 September 2024. Unjuk rasa ini digelar sebagai upaya untuk menolak pembangunan Proyek Strategis Nasional Surabaya Waterfront Land (PSN SWL).

Para pendemo yang mayoritas merupakan warga pesisir dan bermata pencaharian sebagai nelayan ini takut akan dampak negatif dari pembangunan PSN SWL ini.

Dalam PSN SWL nantinya akan dibangun pulau buatan di pesisir timur Surabaya. Pembangunan pulau buatan ini ditakutkan akan mengganggu ekosistem laut dan berdampak pada penghasilan para nelayan.

Biro Hukum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI), Khoirul Subekti mengatakan, saat ini nelayan di Kota Surabaya hidupnya sudah dalam kesulitan. Karena itu, menurutnya jangan ditambah lagi dengan membangun proyek yang nanti makin menyusahkan.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Maka dari itu, kami tidak berkenan dengan adanya reklamasi dari proyek PSN SWL ini. Di Surabaya sendiri tanpa adanya reklamasi sudah sering banjir. Apalagi ini kalau jadi dibangun," jelas Khoirul 3 September 2024.

Foto Biro Hukum HNSI, Khoirul Subekti. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id).Biro Hukum HNSI, Khoirul Subekti. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id).

Ia menegaskan, sampai kapanpun pihaknya bersama para nelayan akan menyuarakan penolakan terhadap pembangunan PSN SWL di pesisir Kota Surabaya. HNSI juga akan melayangkan gugatan ke PTUN guna menggagalkan pembangunan PSN SWL.

"Saat ini draf gugatan sedang dalam penyusunan tim biro hukum advokasi. Ini kita lakukan agar tidak kucing-kucingan dengan pengelola," tambahnya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Pada kesempatan yang sama, Ali Yusak selaku pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menuturkan bahwa dua kecamatan di Surabaya yang terdampak pembangunan PSN SWL yakni Sukolilo dan Bulak menyatakan tidak setuju dengan adanya proyek tersebut.

Hal ini didasari oleh kekhawatiran kerusakan ekologi, social marine system dan yang paling utama nilai ekonomi dari kekayaan laut di Kota Surabaya.

"Kekayaan laut ini contohnya rekreasi yang memiliki potensi besar. Nilainya bisa mencapai 2 hingga 3 triliun. Sehingga sangat sayang jika dirusak oleh reklamasi," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bangun Data Base Calon Mustahik, BMK Abdya Bina Cara Kelola BMG

Baca Selanjutnya

Puteri Indonesia Kampanyekan PON XXI Aceh-Sumut 2024

Tags:

PSN SWL Reklamasi ekosistem laut Pesisir pantai Nelayan surabaya

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar