Profil 3 Guru Besar Baru yang Dikukuhkan Unisma, Teliti AI hingga Masalah Pertanian

Jurnalis: Avirista Midaada
Editor: Muhammad Faizin

8 Okt 2025 04:00

Thumbnail Profil 3 Guru Besar Baru yang Dikukuhkan Unisma, Teliti AI hingga Masalah Pertanian
Rektor Unisma berfoto dengan tiga guru besar yang baru dikukuhkan. (Foto: Aris/ Ketik)

KETIK, MALANG – Tiga guru besar baru resmi dikukuhkan oleh Universitas Islam Malang (Unisma). Pengukuhan itu dilakukan pada sidang terbuka Senat Universitas Islam Malang, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Ketiga dosen yang dikukuhkan sebagai profesor itu adalah Dwi Fita Heriyawati, Husain Latuconsina dan Novi Arfarita.

Prof. Dwi Fita Heriyawati pad orasi ilmiahnya memfokuskan pada penggunaan teknologi Artificial Intellegence (AI) atau kecerdasan buatan pada proses pembelajaran. Guru besar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisma itu memanfaatkan pengembangan teknologi untuk proses belajar mengajar khususnya Bahasa Inggris, berjudul 'Membangun literasi akademik dan berpikir kritis melalui media digital interaktif dan chat gpt di era digital pada pendidikan tinggi Indonesia'.

"Ketertarikan saya pada penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran Bahasa Inggris, berawal dari kesadaran bahwa pendidikan sedang berada pada titik balik sejarah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat di masyarakat," kata Fita Heriyawati, dalam orasi ilmiahnya, Selasa 7 Oktober 2025.

Baca Juga:
Serukan Perdamaian Dunia, Direktur Pascasarjana Unisma: Perang Global Hantam Pangan hingga Ekonomi

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan inilah yang juga ia mencoba manfaatkan dalam efektivitas penggunaan Chat GPT. Menurutnya, Chat GPT mampu mengubah penulisan akademik dan cara pandang mahasiswa mendapatkan informasi.

"Bahkan juga mengubah cara kita sebagai pendidik dalam memberikan bimbingan penelitian yang saya lakukan. Kecerdasan buatan bukan hanya sekedar alat bantu, tapi juga merupakan faktor yang membentuk kembali pola belajar mahasiswa menghadirkan peluang baru dalam ranah projectice learning integrasi," ucapnya.

Khususnya dalam hal pengintegrasian media digital interaktif yang berbasiskan kelas Bahasa Inggris, supaya memudahkan mahasiswa mengeksplorasi teks lebih luas.

Sementara itu, Prof. Husain Latuconsina yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas MIPA menyoroti konservasi biodiversitas iktiofauna di ekosistem padang lamun, termasuk potensi, ancaman, dan tantangan pengelolaannya di Indonesia. Menurutnya, iktiofauna adalah ikan yang hidup di suatu habitat termasuk habitat padang lamun, sehingga penentuan penentu keragaman dan kelimpahan di ekosistem padang lamun itu.

Baca Juga:
Peringati Lustrum Ke-9, Rektor Unisma Ungkap Capaian Menuju Kampus Kelas Dunia

"Berdasarkan hasil penelitian kami selama ini yang pertama adalah kualitas dan kompleksitas habitat keragaman vegetasi lamun, yang menyusun ekosistem padang lamun dan kedekatannya dengan ekosistem lainnya seperti ekosistem terumbu karang dan," ucapnya.

Selama ini kata Husain, tidak banyak yang mengetahui padang lamun punya peran yang luar biasa strategis, dalam mendukung kehidupan biota laut termasuk iktiofauna yang selama ini menjadi kajian riset.

"Karakteristik dan habitat ekosistem padang lamun di Indonesia, Indonesia memiliki keragaman vegetasi lamun di dunia sebanyak 15 persen, dan Padang lamun berada di kawasan perairan laut dangkal," ungkap dia.

Sementara Prof. Novi Arfarita, Guru Besar Fakultas Pertanian mengungkapkan persoalan dari sisi pengelolaan sistem pertanian di Indonesia. Hal ini tentu mempengaruhi dampak ekonomi yang dirasakan petani. Pengaruhnya dari sisi perubahan iklim hingga dorongan industrialisasi menjadi tantangan besarnya.

"Tantangan dan kendala di bidang pertanian itu sejatinya banyak sekali tekanan ekonomi global perubahan iklim, industrialisasi kebijakan, dan regulasi harga komoditas pertanian, yang kurang bersaing produk pangan berkualitas masih rendah sosial ekonomi, dan kesejahteraan petani," ujar Novi Arfarita.

Ia pun memfokuskan diri pada penelitian permasalahan pertanian pada intensifikasi dan ekstensifikasi di bidang pertanian. Dimana pada permasalahan utama intensifikasi mengakibatkan pada degradasi tanah, pencemaran sumber daya alam yang semakin menipis yang hilang, dan juga emisi gas rumah kaca. (*) 

Baca Sebelumnya

Seminar Ilmu Hadis UINSA Angkat Tafsir Adil Gender Perspektif Mubadalah

Baca Selanjutnya

Penataan Birokrasi Pemalang, Endro Johan Kusuma Resmi Ditunjuk Sebagai Plt Sekda

Tags:

Universitas Islam Malang UNISMA Rektor Unisma Guru Besar Unisma Pengukuhan Guru Besar Unisma

Berita lainnya oleh Avirista Midaada

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

24 Oktober 2025 19:01

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

24 Oktober 2025 18:55

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

24 Oktober 2025 18:47

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

24 Oktober 2025 05:51

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

24 Oktober 2025 05:15

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

23 Oktober 2025 15:22

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar