Prof Fitri: Pinjaman Daerah Bisa Jadi Solusi Percepatan Infrastruktur Surabaya

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

30 Sep 2025 11:15

Thumbnail Prof Fitri: Pinjaman Daerah Bisa Jadi Solusi Percepatan Infrastruktur Surabaya
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga, Prof. Dr. Fitri Ismiyanti. (Foto: Dok. Pribadi)

KETIK, SURABAYA – Pembangunan infrastruktur di Kota Surabaya menghadapi tantangan keterbatasan fiskal daerah. Sementara kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik modern semakin meningkat.

Ruang fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak selalu mampu menampung seluruh pembiayaan proyek strategis.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga, Prof. Dr. Fitri Ismiyanti, menegaskan perlunya skema pembiayaan alternatif agar pembangunan tidak terhambat. 

Menurutnya, pinjaman daerah maupun kolaborasi dengan pihak eksternal dapat menjadi solusi, selama dirancang dengan perencanaan matang dan tata kelola keuangan yang transparan.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

“Surabaya mungkin perlu rencana pembiayaan alternatif, bisa melalui pinjaman daerah ataupun strategi pembangunan lain. Hal ini agar proyek infrastruktur tetap berjalan di tengah tantangan fiskal yang ada,” ujarnya, Selasa 30 September 2025.

Prof. Fitri menuturkan, kondisi keuangan Kota Surabaya sejauh ini cukup sehat. Rasio kemampuan mengembalikan pinjaman Debt Service Coverage Ratio (DSCR) berada jauh di atas batas minimal 2,5 sebagaimana ditetapkan pemerintah pusat. 

Artinya, Pemkot Surabaya memiliki kapasitas fiskal untuk mengambil pinjaman tanpa mengganggu belanja daerah lainnya.

Namun, ia menekankan pentingnya proyeksi yang jelas sebelum mengambil keputusan. 

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

“Kalau misalnya pinjam Rp100 miliar, harus dihitung tenor pinjaman, bunga, serta kemampuan APBD membayarnya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar masyarakat percaya bahwa pinjaman digunakan untuk sektor prioritas,” jelasnya.

Menurut Prof. Fitri, percepatan pembangunan infrastruktur tidak semata soal fisik, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperbaiki iklim investasi, dan menciptakan lapangan kerja. 

Apalagi, pertumbuhan penduduk Surabaya menuntut kehadiran infrastruktur modern dan berkelanjutan.

“Tidak ada salahnya menggunakan pembiayaan eksternal sejauh beban keuangan bisa ditanggung. Justru semakin cepat infrastruktur dibangun, semakin cepat pula masyarakat menikmati manfaatnya,” ungkapnya.

Ia menyebut, sejumlah proyek besar seperti Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), Flyover Dolog, saluran diversi Gunungsari, hingga normalisasi drainase dan pelebaran jalan, membutuhkan biaya tinggi.

 Karena itu, dukungan pembiayaan alternatif sangat diperlukan untuk menjaga momentum pembangunan.

Lebih jauh, Prof. Fitri mengungkapkan, nilai Return on Investment of Infrastructure (ROII) dari proyek-proyek Surabaya yang direncanakan melalui pembiayaan alternatif mencapai 943%. 

Angka ini menunjukkan proyek layak secara ekonomi dan memberikan dampak lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa manfaat ekonomi infrastruktur tidak bisa dirasakan secara instan. “Break even point biasanya sekitar tujuh tahun. Karena itu, strategi pembiayaan harus cermat agar kesinambungan pembangunan tetap terjaga,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Mari Sambut Calon GOAT MotoGP Marc Marquez dan Jagoan Tuan Rumah Mario Aji di Mandalika!

Baca Selanjutnya

Fenomena Keracunan MBG, Pengamat Kebijakan Publik STIA Malang Soroti Orientasi Keuntungan SPPG

Tags:

surabaya pembangunan surabaya APBD Surabaya pinjaman daerah Guru Besar FEB UNAIR gubes Unair Unair Prof. Dr. Fitri Ismiyanti

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar