KETIK, JAKARTA – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso atau Buwas menegaskan bahwa pemegang sertifikat Pramuka Garuda memiliki peluang mengikuti rekrutmen TNI, Polri, hingga sejumlah perguruan tinggi melalui jalur khusus yang telah disepakati bersama.

Menurut Budi, kerja sama tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap anggota Pramuka yang telah menunjukkan prestasi, kedisiplinan, dan kualitas kepemimpinan selama mengikuti pendidikan kepramukaan.

"Setiap Pramuka Garuda ya, itu nanti yang dari Penegak yang memenuhi syarat atas sebagai Pramuka Garuda, bila mau jadi polisi bisa langsung tanpa tes. Ke TNI juga gitu, termasuk Perguruan Tinggi, dan sekarang itu sudah berjalan," kata Budi dikutip, Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, mekanisme penerimaan melalui jalur Pramuka Garuda telah disempurnakan agar selaras dengan sistem seleksi dan ketentuan yang berlaku di masing-masing institusi. Dengan demikian, proses rekrutmen tetap mengedepankan standar yang telah ditetapkan.

Budi menilai kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan sekaligus menjadi motivasi bagi anggota Pramuka untuk meraih predikat Pramuka Garuda.

Baca Juga:
Plt Wali Kota Madiun Lepas 32 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026

Menurutnya, Pramuka Garuda merupakan bentuk penghargaan bagi anggota yang berhasil memenuhi berbagai persyaratan dan menunjukkan kualitas terbaik selama mengikuti pembinaan.

"Peminat Pramuka masih cukup tinggi sampai sekarang, terbukti dengan peserta Jambore Nasional yang mencapai 24 ribu peserta tahun ini. Seleksi Pramuka Garuda ini menjadi contoh dalam mencari anggota terbaik dari yang baik-baik, dari tingkat Kecamatan hingga Provinsi," jelasnya.

Budi juga menanggapi anggapan yang menyebut kegiatan Pramuka mulai kehilangan relevansi. Ia menilai pandangan tersebut muncul karena kurangnya pemahaman terhadap manfaat pendidikan kepramukaan.

Menurutnya, Pramuka tetap menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama yang masih dibutuhkan dalam dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:
Pramuka Bakal Jadi Ekstrakurikuler Wajib di Sekolah Rakyat, Budi Waseso Sebut Libatkan Taruna Akmil

"Memang banyak orang skeptis pada Pramuka, tapi karena ketidaktahuan sebenarnya. Yang terjadi justru Pramuka memiliki nilai plus, diajari berbagai hal, kepemimpinan dan sebagainya. Dan Pramuka masih sangat relevan dengan situasi perkembangan pendidikan saat ini," katanya.(*)