Prabowo Disarankan Tunjuk Marty Natalegawa atau Dino Patti Djalal sebagai Menteri Luar Negeri

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: M. Rifat

11 Jul 2024 02:21

Thumbnail Prabowo Disarankan Tunjuk Marty Natalegawa atau Dino Patti Djalal sebagai Menteri Luar Negeri
Diskusi Gelora Talks dengan tema 'Pemilu Eropa dan USA: Membaca Tren dan Proyeksi' , Rabu (10/7/2024) sore (Foto: Humas Partai Gelora)

KETIK, JAKARTA – Diplomat senior Ple Priatna mengatakan, Presiden terpilih Prabowo Subainto perlu menujuk mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa atau mantan Duta Besar untuk PBB Dino Patti Djalal sebagai menteri Menlu-nya.

Figur mereka berdua diperlukan untuk menghadapi situasi dunia yang penuh gejolak.Keduanya merupakan diplomat senior berpengalaman. Kemampuan keduanya dalam diplomasi di tingkat global selama ini sudah teruji.

"Pak Prabowo harus memilih menteri luar negeri yang ideal, tidak asal-asalan, karena dia akan capek sendiri nantinya," kata Ple Priatna dalam diskusi Gelora Talks dengan tema 'Pemilu Eropa dan USA: Membaca Tren dan Proyeksi', Rabu (10/7/2024) sore.

Ple Priatna berharap Prabowo tidak menunjuk Menlu dari  kader partai atau orang dari luar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), karena mereka tidak mengerti apa-apa soal diplomatik. 

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

"Dalam situasi dunia yang penuh gejolak seperti sekarang, kita perlu Menteri Luar Negeri seperti Marty Natalegawa atau Dino Patti Djalal," kata Diplomat Indonesia 2018-2021 ini. 

Diplomat senior lainnya, Prof. Imron Cotan menambahkan, Prabowo juga perlu menempatkan diplomat-diplomat berpengalaman yang mengerti dinamika betul kawasan.

Sehingga bisa menjadi jembatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menyelesaikan berbagai konflik global. Sehingga Indonesia memiliki kekuatan lobi-lobi diplomasi ditingkat global.

"Jangan lagi menempatkan diplomat yang tidak mempunyai latar belakang dan pengetahuan yang cukup seperti selama ini, dalam konteks untuk menyelesaikan masalah-masalah dunia," kata Imron Cotan, Duta Besar RI untuk Australia dan Tiongkok, 2003-2013.

Baca Juga:
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Sementara Pengamat Militer dan Pertahanan Conny Rahakundini Bakrie mengatakan, Prabowo perlu memberikan perhatian khusus kepada Inggris yang sekarang dipimpin perdana menteri baru, Keir Starmer.

Indonesia bisa berperan dan memberikan pemahaman kepada Inggris dan negara Eropa lainnya, mengenai konflik Palestina-Israel dan perang Rusia-Ukraina.

"Sekaranglah kesempatan Asia, kalau bicara Asia, itu bicara Indonesia. Indonesia bisa muncul sebagai pemberi pengaruh signifikan yang sangat penting bagi dunia," kata Connie.

Sedangkan Pengamat Politik Luar Negeri Tengku Zulkfli Usman menilai kekalahan telak partai konservatif dalam sejumlah pemilu legislatif di negara-negara Uni Eropa (UE) membuka Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih untuk meningkatkan peran politik luar negeri Indonesia di tataran global.

"Indonesia jangan jadi pemain pinggiran atau hanya retorika lagi. Kita sekarang punya presiden seorang jenderal, lebih cerdas, maka setiap pesan atau message yang disampaikan Pak Prabowo harus bisa dipahami dunia," katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Sinergi Polije Latih dan Uji Kompetensi Barista untuk Pemula

Baca Selanjutnya

Pelantikan Bamag Bondowoso, Pj Bupati Ajak Jaga Kerukunan

Tags:

eropa Amerika Serikat Prabowo Subianto Politik Luar Negeri Marty Natalegawa Dino Patti Djalal

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

14 April 2026 07:40

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

19 Maret 2026 16:31

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar