KETIK, SURABAYA – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah hampir tuntas atau mencapai 88 persen. Total rencana pemberangkatan tahun ini sebanyak 44.080 orang, per 18 Mei 2026 total kumulatif pemberangkatan mencapai 38.690 orang yang terbagi dalam 102 kloter. Seluruh jemaah terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).
Diinformasikan, per 19 Mei 2026 telah memasuki hari ke-29 operasionalisasi, baik jemaah masuk Asrama Haji maupun berangkat ke Tanah Suci. PPIH Embarkasi Surabaya menjadwalkan kedatangan lima kloter ke Asrama Haji pada hari ini, yang totalnya 1.900 jemaah dan petugas dari Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek, Kota Kediri dan Kota Malang.
Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 18 Mei 2026, tercatat jumlah jemaah yang masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebanyak 16 orang. Ini berarti bertambah 3 orang dibandingkan sehari sebelumnya.
Hingga saat ini, jumlah jamaah yang masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 16 orang yang terdiri atas 10 jemaah sakit, 2 pendamping, dan 4 kategori lain-lain yang masih menjalani observasi kesehatan maupun penjadwalan keberangkatan lanjutan.
Pada fase pertama pemberangkatan, jamaah tertua Embarkasi Surabaya tercatat atas nama Tukiran Abd Razak dari Kloter 17 Kabupaten Malang yang berusia 98 tahun.
Baca Juga:
Kebakaran Gedung PPTJ RSUD dr Soetomo, DPRD Jatim Sebut Kerugian Diprediksi Capai Miliaran RupiahKendati demikian, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh layanan operasional terus dioptimalkan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan dan kenyamanan jemaah.
“PPIH terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama,” tuturnya.
PPIH Embarkasi Surabaya juga berkomitmen terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan dan kenyamanan jemaah selama proses operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. (*)