Ponpes Sambut Baik Mentan Andi Amran Rangkul Santri untuk Bertani

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

21 Nov 2025 19:58

Thumbnail Ponpes Sambut Baik Mentan Andi Amran Rangkul Santri untuk Bertani
Mentan Andi Amran Sulaiman.(Foto:istimewa)

KETIK, BANDUNG – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ternyata bukan saja menginspirasi para petani, tapi juga para santri. Sikap personal dan kebijakannya yang tegas, anti korupsi dan pro rakyat, khususnya petani, telah memacu semangat para santri untuk terjun bertani.

Hal itu disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al Umana, Sukabumi, Jawa Barat, KH. Drs Minjali AS kepada pers, Jumat (21/11/2025). KH Minjali merespon aneka gebrakan dan kebijakan Mentan Amran yang telah membuat dunia pertanian lebih bergairah.

“Saya secara pribadi sangat senang dan bangga punya menteri seperti Pak Amran Sulaiman yang sikap dan kebijakannya jelas, tegas dan berani dalam memajukan dunia pertanian. Termasuk, berani dalam melawan mafia pangan," ungkap Minjali.

Menurutnya, Mentan Amran telah mampu mengubah mindset profesi bertani dari sebelumnya dianggap rendahan menjadi lebih terhormat dan bermartabat. Dunia pertanian belakangan ini menjadi lebih bersemangat.

Baca Juga:
Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Apalagi, kata Minjali, sikap dan kebijakan Mentan Amran sekarang ini telah mengantar Indonesia menuju swasembada pangan nasional denan  tak lagi bergantung pada impor.

"Ini sangat penting dan mendesak dilakukan pemerintah, dalam kontek menghadapi ancaman krisis pangan dunia. Karena itu sebuah pilihan tepat, jika pemerintah di bawah Presiden Prabowo melalui Mentan Amran memiliki keberpihakan yang jelas terhadap pertanian," tegasnya.

Minjali juga menyebut sejumlah kebijakan pemerintah yang akan mengalokasikan dana triliunan rupiah untuk menggenjot pertanian, yang di dalamnya ada peternakan. Termasuk, dalam memenuhi target pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam penilaian Minjali, prestasi Mentan Amran yang berhasil membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat secara pangan, tak mungkin bisa terwujud jika tak ditopang oleh kekuatan personal dirinya yang berani dan tegas. Khususnya, dalam melawan korupsi.

Baca Juga:
Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

"Logikanya, orang korup itu tak mungkin berani melawan praktik yang korup. Nah, Pak Amran sudah membuktikan dirinya berani melawan praktik korup dengan memecat puluhan anak buahnya, karena dirinya tidak korup," kata dia.

Minjali menegaskan, apresiasi dan dukungan kepada Mentan Amran itu bukan tanpa alasan. Salah satunya, karena pesantren yang dibinanya selama ini, Al Umana, kebetulan sangat konsen dengan pertanian. 

Disebutkannya, ada program Ekosistem Ketahanan Pangan Terintegrasi Berbasis Pesantren, Hilirisasi Perikanan, Kemandirian Pangan Internal Pesantren, Pesantren sebagai Pusat Edukasi Pertanian Modern untuk Generasi Mudan dan Teknologi Pertanian Berbasis Greenhouse dan Outdoor Farm.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Ikatan Alumni PP Ibadurrahman YLPI Tegalega, Sukabumi, Jabar, Toto Izul Fatah mengakui, banyaknya apresiasi dan dukungan kepada Mentan Amran sebagai hal yang wajar karena faktanya dia berhasil. 

Toto berpendapat, salah satu faktor yang membuat Mentan Amran berhasil karena memiliki sikap tegas, berani dan anti korupsi. Sebab, itulah salah satu faktor yang selama ini membuat program pemerintah tidak berjalan maksimal.

Menurut Toto yang juga Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA itu, ketegasan dan keberanian Amran itu bukan semata-mata karena dia sudah kaya sehingga tak perlu lagi korupsi. Tapi juga karena didasari oleh sebuah keyakinan yang kuat terhadap agamanya. 

"Banyak orang kaya dan pejabat yang kaya, mungkin lebih dari Pak Amran. Tapi, praktiknya di lapangan tidak berani seperti Pak Amran melawan korupsi. Kenapa?  Karena dia yakin bahwa apa yang dilakukannya merupakan bagian dari perintah sang Pencipta. Sehingga, yang dia takuti hanya Tuhani," kata Toto kepada pers di Jakarta, Jumat (21/11/25).

Karena itulah, Toto menilai wajar jika belakangan, Mentan Amran populer dipanggil sebagai Mr. Clean. Sebuah gelar sosial yang dialamatkan kepada pejabat yang benar-benar anti korupsi.(*)

Baca Sebelumnya

Bulan Bhakti PSDKP Ke-25, PSDKP Batam Tanam 200 Bibit Mangrove

Baca Selanjutnya

Bassam Kasuba Lepas Dua Belas Pendeta Jalani Perjalanan Rohani ke Yerusalem

Tags:

mentan Andi Amran Kementan santri ponpes petani

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar