KETIK, PASURUAN – Sebanyak 438 santri Al Yasini, Kraton, Pasuruan dilepas keberangkatannya menuju tempat pengabdian, Senin (6/5/2024).
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Yasini KH Zainuddin mengemukakan, pelepasan program pengabdian santri (P2S) angkatan ke-12 ini akan disebar ke seluruh 24 Kecamatan se Kabupaten Pasuruan.
"Para santri sudah dibekali selama 3 bulan. Bagaimana nanti setelah terjun kemasyarakatan apa saja yang harus dikerjakan selama satu bulan," ujarnya.
Dilanjutkan oleh Kepala Badan Bakesbangpol Kabupaten Pasuruan Drs Edy Supriyanto, kepada para santri jangan hanya tidur di tempat pengabdian. Dan harus mampu menerapkan ilmu yang telah didapat di pondok.
Baca Juga:
Survei Avemedia Pilbup Pasuruan: Kalau Pilkada Besok, Gus Mujib Menang"Jangan buat keributan di masyarakat, dan harus mampu berinteraksi dengan lingkungan," paparnya lagi.
Sementara itu, KH Mujib Imron selaku Pengasuh meminta para santri menjaga nama baik Al Yasini di tengah-tengah masyarakat.
"Makanya saya meminta kepada santri untuk belajar yang sungguh-sungguh dalam mencari ilmu," ucap Gus Mujib, panggilan akrabnya.
KH Mujib Imron saat memberikan sambutan (Foto: Zainurrifan)
Baca Juga:
Gus Mujib Tak Khawatir Namanya Hilang di Daftar Final Rekomendasi Bacakada DPP PKBMantan Wakil Bupati Pasuruan itu menekankan, santri bisa menghafal Alquran agar menjadi sesuatu yang dibanggakan termasuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. "Jika tidak hafal Alquran, harus pintar bahasa asing. Kalau nggak bisa bahasa asing harus hafal Alfiah," ucapnya.
"Jaga akhlak dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat. Dan bisa mimpin doa. Santri Al Yasini Ojok ngisin - ngisini," lanjutnya.(*)