Ponpes Al-Huda Bojongkoneng, 85 Tahun Berdiri Sempat Fatrah dan Bangkit Lagi

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

23 Mar 2025 17:47

Thumbnail Ponpes Al-Huda Bojongkoneng, 85 Tahun Berdiri Sempat Fatrah dan Bangkit Lagi
Masjid Jami Al-Huda di Ponpes Al-Huda, Kec Rancaekek Kab Bandung. (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Pondok Pesantren Al-Huda Bojongkoneng, di Jalan Cipanas, Kampung Bojongkoneng, Desa Nanjungmekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, didirikan tahun 1940 oleh KH Soleh dibantu KH Aliyudin Bisri, KH Zainal Muttaqin. 

Pimpinan Ponpes Al-Huda, KH Kosim Mustopa yang juga cucu dari KH Zainal Muttaqin ini mengakui tidak banyak referensi yang ia dapatkan mengenai pesantren yang didirikan KH Soleh. Kosim sendiri menjadi generasi keempat sejak ponpes didirikan.

Menurut KH Kosim Mustopa, pendiri pesantren memberi nama Pesantren Al Huda (Petunjuk) mungkin pada masa itu masyarakat di sekelilingnya sangat membutuhkan petunjuk, karena masih banyak memegang kepercayaan yang bertentangan dengan aqidah islam

Setelah itu kemudian berlanjut ke generasi kedua, kepemimpinan ponpes dilanjutkan oleh KH Aliyudin Bisri dan KH Zainal Muttaqin, didampingi Abah Engko. Pada masa ini Ponpes Al-Huda sudah mampu menghasilkan beberapa alumni yang sukses membangun pesantren hingga tahun 1961. 

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Generasi ketiga, kepemimpinan ponpes dilanjutkan KH Mahfudin hingga tahun 1993. Pada 1 Januari 1970, mulai mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Huda Bojongkoneng, di bawah naungan Kementerian Agama.

Foto Ponpes Al-Huda Rancaekek. (Foto: Iwa/Ketik.co.id)Ponpes Al-Huda Rancaekek. (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Kemudian dibentukah Yayasan Pendidikan Islam Shirotul Huda, sekaligus mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Huda di tahun 2002 oleh KH Drs Pepen Ma'ruf M.Pd, putra dari KH Mahfudin. Selain menjadi ketua yayasan, Pepen Ma'ruf, M.Pd, juga merupakan Rais Syuriah MWCNU Rancaekek.

"Pesantren Al-Huda sempat fatrah atau putus (vakum) agak terbengkalai 1993 sampai 2018 karena kekurangan pengasuh, tidak ada pengajar, ya seolah-olah terbengkalai karena kesibukan lainnya," ungkap KH Kosim Mustopa, pimpinan Ponpes Al-Huda.

Baca Juga:
Perkuat Pendidikan Keagamaan, Mas Heli Dukung Pembangunan Ponpes dan MI Baiturrahman Sumberbrantas

Generasi keempat, pihak Yayasan Shirotul Huda yang mempercayakan kepada KH Kosim mulai merintis lagi membangun pesantren. KH Kosim waktu itu selesai menuntut ilmu di Ponpes Miftahul Hasanah Tanjungsari Sumedang tahun 1990-1994 dan Ponpes Miftahul-Huda Manonjaya, Tasikmalaya tahun 1994-2000.

Sesudah berkeluarga tahun 2004, untuk mencari keberkahan KH Kosim mengikuti pesantren kilat di Pesantren Azzaeniyah Sukabumi tahun 2015 dan di pesantren Al I'tihad, Pager Ageung Tasikmakaya tahun 2016.

KH Kosim pun akhirnya merasa terpanggil, untuk membangun lagi pesantren yang berlokasi di tengah permukiman warga ini. Pihak yayasan merintis lagi membangun pesantren mulai tahun 2018 dan mempercayakan pembangunannya kepada KH Kosim.

"Saya berikhtiar dengan berbagai cara agar pesantren ini bisa aktif lagi dan terbangun lagi. Agar ada santri yang bisa mondok lagi. Salah satu caranya dengan mengadakan kegiatan Jumat Infaq (Jumpaq) yang dikumpulkan para satrinya. Itu juga berkat hasil musyawarah dan persetujuan masyarakat sekitar dan para RT se-RW 8 Kampung Bojongkoneng," kenang Kosim.

Dengan adanya tanah wakaf dari almarhum KH Bisri, ia pun mulai membangun lagi pondok. Masjid pun direnovasi sehingga menjadi Masjid Jami Al-Huda yang cukup megah. Ketua DKM MAsjid Al Huda adalah KH Ending Jauharudin, yang saat ini menjabat Ketua MWC NU Kecamatan Rencaekek.

"Jadi, semua biaya pembangunannya secara swadaya, ada sebagian dari donatur, tidak ada dari pemerintah," ungkapnya.

Foto KH Kosim Mustopa, Pimpinan Ponpes Al-Huda Bojongkoneng, Kec Rancaekek, Kab Bandung.(Foto: Iwa/Ketik.co.id)KH Kosim Mustopa, Pimpinan Ponpes Al-Huda Bojongkoneng, Kec Rancaekek, Kab Bandung.(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Ia mulai merancang bangunan Majelis Ta'lim Senenan mulai tahun 2010 dan merancang bangunan pesantren 2014. Hingga akhirnya tahun 2018 sudah mulai ada belasan santri yang mondok, sampai kini puluhan santri mulai mondok lagi. Di tangan KH Kosim Mustopa, Ponpes Al Huda bangkit lagi.(*)

Baca Sebelumnya

Kelas Menulis Ketik Bongkar Rahasia Membangun Personal Branding

Baca Selanjutnya

Waspada! Calo Tiket Bergentayangan di Terminal Purabaya Mendekati Mudik 2025

Tags:

ramadan ramadhan ngabuburit al-huda Masjid Pesantren ponpes pondok pesantren

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar