Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap 3 Polisi Gadungan, Peras Korban dengan Tuduhan Judi Online

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Muhammad Faizin

13 Okt 2023 02:11

Thumbnail Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap 3 Polisi Gadungan, Peras Korban dengan Tuduhan Judi Online
Ketiga pelaku yang mengaku polisi gadungan ini tidak.berkutik saat ditangkap polisi, Kamis (12/10/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap 3 pria yang mengaku-ngaku sebagai polisi. Mereka ditangkap usai memeras korban dengan mengaku anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Ketiganya adalah S, MR, dan M, warga Surabaya. Sementara 2 rekannya, NF dan J melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Herlina mengatakan hal itu bermula ketika pihaknya mendapat laporan dari salah satu korban. Menurutnya, korban melaporkan kejadian pemerasan dan penangkapan oleh 5 pria yang mengaku sebagai polisi.

Saat didalami, ketiganya dapat diamankan. Namun, 2 rekannya, yakni J dan NF melarikan diri.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Mereka kami tangkap pada Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 22.00 di beberapa lokasi, diantaranya di SPBU Jalan Jakarta (S) dan (MR dan M) di Kalimas Surabaya," kata Herlina saat konferensi pers di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (12/10/2023).

Herlina menjelaskan 5 pelaku mengaku sebagai petugas kepolisian ke setiap orang yang sudah ditargetkan sebelumnya. Kemudian, saat melancarkan aksinya, mereka menangkap korban yang pada akhirnya menjadi pelapor dan dituduh sebagai penjudi online.

"Jadi, korbannya ini dituduh melakukan judi online dan dipaksa mengaku. Kalau tidak ingin ditahan, diperas uang jutaan rupiah," ujarnya.

Foto Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap ketiga pelaku yang mengaku anggota polisi dan peras korbannya, Kamis (12/10/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap ketiga pelaku yang mengaku anggota polisi dan peras korbannya, Kamis (12/10/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Herlina mengatakan jika tersangka meminta korban untuk membayar uang tebusan. "Mereka berdalih jika diberikan uang tersebut korban akan dibebaskan," ucap Herlina.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu M. Prasetyo menambahkan, para pelaku mulanya tak mengakui perbuatannya. Kepada polisi yang menginterogasinya, mereka mengaku hanya sekali melakukan aksinya.

Namun, ketika dikroscek lebih dalam, barulah diketahui bila para pelaku sudah beraksi beberapa kali di Surabaya Utara. Bahkan, menyasar korbannya yang kerap nongkrong dan memiliki aplikasi judi online di warung kopi (warkop).

"Ada 5 orang yang melakukan, 2 temannya yakni MF dan J masuk dalam DPO kami. Nah, saat beraksi mereka berboncengan naik motor dari jalan Kalianak untuk hunting sasaran. Begitu juga di sepanjang jalan lainnya di Surabaya. Lalu, saat melihat calon korbannya ngopi-ngopi di warkop, mereka menandainya kemudian mengeksekusinya saat melintas di Jalan Kalianak dengan cara dihentikan," tuturnya.

Saat melancarkan aksinya, para pelaku memaksa korban berhenti. Lalu, mereka mengaku dari kepolisian, tanpa menunjukkan KTA maupun surat perintah penangkapan.

Kemudian, para pelaku nekat dan memaksa untuk menggeledah kendaraan serta barang bawaan korban. Serta meminta HP korban untuk diperiksa.

'"Mereka juga pura-pura memeriksa apakah di HP korbannya ada judi online atau tidak. Karena ketakutan, korban diminta uang Rp 2 juta, mereka memaksa transfer ke rekening salah satu tersangka," katanya.

Selain meminta transferan uang, para pelaku juga nekat merampas HP korban. Lalu, menjualnya dan membagi hasil penjualan harta rampasannya.

Akibat ulahnya itu, ketiganya diancam pasal 368 dan 378 KUHP terkait penipuan dan pemerasan. (*)

Baca Sebelumnya

Gombau Puas Dengan Skuat Persebaya, Serahkan Pemilihan Pemain ke Manajemen

Baca Selanjutnya

Gus Muhdlor Nyamankan Pedestrian di Sidoarjo, Trotoar Paving Diganti dengan Lantai Granit dan Dipasangi Lampu Hias

Tags:

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polisi Gadungan pemerasan penipuan surabaya Tanjung perak

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar