KETIK, MALANG – Pembagian daging kurban tidak biasa dilakukan oleh Polres Malang. Jika yang bisa dibagikan menggunakan bungkus plastik, kali ini dibagikan menggunakan besek bambu untuk pengemasan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik sekaligus bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengatakan penggunaan kemasan ramah lingkungan itu menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar mulai mengurangi sampah plastik sekali pakai.

“Momentum Iduladha ini kami manfaatkan sekaligus untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satunya dengan menggunakan besek bambu sebagai pengganti kantong plastik,” kata Taat Resdi, Rabu 27 Mei 2026.

Pada Iduladha tahun ini, Polres Malang menyalurkan total 22 ekor sapi dan 73 ekor kambing. Sebanyak 13 ekor sapi dipotong di RPH Kepanjen untuk memudahkan proses pengelolaan dan distribusi daging.

Baca Juga:
Momentum Iduladha, Bank Sampang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pembagian Daging Kurban

Daging kurban kemudian dibawa ke Polres Malang untuk dilakukan penimbangan dan pengemasan oleh personel sebelum dibagikan kepada masyarakat sekitar, masjid, musala, pondok pesantren, hingga sejumlah lembaga sosial di Kabupaten Malang.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan penggunaan besek bambu dipilih karena lebih ramah lingkungan dan mudah terurai dibanding plastik.

“Selain lebih aman untuk kemasan makanan, besek bambu juga membantu mengurangi timbunan sampah plastik setelah pembagian daging kurban,” ujar Bambang.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi contoh positif di tengah meningkatnya perhatian terhadap persoalan sampah plastik.

Baca Juga:
Anggia Erma Rini Salurkan 10 Sapi dan 20 Kambing Kurban di Blitar, Fatayat NU: Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat

“Kami ingin Iduladha tidak hanya membawa semangat berbagi, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” pungkasnya. (*)