KETIK, SLEMAN – Tantangan mendidik anak di era digital kini tak lagi bisa disamakan dengan pola asuh tempo dulu. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui DPC PP-PAUD dan Pokja PAUD Sleman mengambil langkah konkret dengan menggandeng Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kolaborasi ini di tandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pelatihan keterampilan pengasuhan anak generasi Alpha di Ruang Sembada, Setda Sleman, Jumat 24 April 2026.

Ibu PAUD Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya yang akrab di panggil Mila Harda, menegaskan bahwa metode pengasuhan konvensional sudah tidak lagi relevan dengan dinamika anak-anak masa kini. Menurutnya, Generasi Alpha yang lahir dan tumbuh berdampingan dengan teknologi informasi memerlukan pendekatan yang lebih presisi.

"Anak-anak kita lahir di era digital. Mereka butuh kehadiran dan pemahaman mendalam dari orang dewasa, bukan sekadar diberi fasilitas teknologi. Orang tua dan pendidik harus menggunakan cara baru untuk tantangan yang juga baru," tegas Mila Harda usai acara.

Ibu PAUD Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, bersama jajaran pengurus Pokja PAUD dan Perkumpulan Penyelenggara PAUD (PP-PAUD) Kabupaten Sleman usai mengikuti Pelatihan Keterampilan Pengasuhan Anak Generasi Alpha.(Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)

Ia menambahkan, kecerdasan akademik semata tidak akan cukup membentengi generasi masa depan. Dibutuhkan karakter dan ketahanan emosional yang kuat agar anak-anak tidak mudah tergerus pengaruh negatif di dunia maya.

Langkah Pemkab Sleman ini juga selaras dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Regulasi tersebut kini tengah gencar disosialisasikan pemerintah pusat untuk menjamin keamanan anak-anak di ruang digital, baik dari sisi media sosial maupun gim daring.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY Prof Dr Nurtanio Agus Purwanto, MPd, menyatakan dukungannya penuh terhadap proyek percontohan ini. Baginya, sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah adalah kunci membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang kokoh.

"Kami sangat mendorong proyek ini. Harapannya, pengasuhan anak generasi Alpha di Sleman bisa menjadi role model atau yang terbaik, tidak hanya di lingkup DIJ, tetapi juga di tingkat nasional," ujar Nurtanio.

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi pola asuh yang lebih adaptif, guna menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak. Sebagai tindak lanjut, usai penandatanganan MoU, kegiatan langsung disusul dengan pelatihan intensif.

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari pengurus Pokja Ibu PAUD dan Perkumpulan Penyelenggara PAUD (PP-PAUD) Sleman menjadi kelompok pertama yang mendapatkan pelatihan keterampilan tersebut. (*)

Baca Juga:
AHY Puji Revitalisasi Kawasan Mrican, Sebut Sleman Bisa Jadi Percontohan Nasional

Baca Juga:
Bupati Sleman Turun Tangan, Upayakan Jalan Tengah Konflik PT MTG