PKS Desak Polisi Usut Tuntas Insiden Berdarah di Ketapang Sampang

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

19 Nov 2024 11:48

Thumbnail PKS Desak Polisi Usut Tuntas Insiden Berdarah di Ketapang Sampang
Mahfud, Ketua DPD PKS Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik.co.id).

KETIK, SAMPANG – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sampang turut prihatin atas peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur pada Minggu 17 November 2024.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD PKS Sampang, Mahfud kepada media online nasional Ketik.co.id pada Selasa, 19 November 2024.

Menurutnya, sebagai partai yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan menjunjung tinggi harmoni sosial, pihaknya merasa perlu memberikan tanggapan atas tragedi ini dari perspektif agama islam dan aspek sosial.

"Kami menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan dalam ajaran Islam," ujar Mahfud dengan tegas.

Baca Juga:
Lansia Pacitan Ditemukan Tewas di Rumah Sendiri, Awalnya Warga Endus Bau Menyengat

Selain itu, kata Mahfud, Rasulullah saw mengingatkan umatnya untuk menghindari konflik yang dapat memecah belah ukhuwah (persaudaraan) serta menjaga perdamaian di tengah masyarakat.

"Insiden berdarah di Ketapang Laok jika dibiarkan tidak hanya mencederai ajaran Islam, tetapi juga dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai agama," jelasnya.

Dari sisi sosial, kejadian ini mencerminkan adanya ketegangan yang mungkin dipicu oleh permasalahan yang telah lama terpendam atau karena dipicu unsur beda pilihan dalam politik. 

Oleh karena itu, kata Mahfud, pihaknya menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak berwenang untuk melakukan klarifikasi dan mediasi. Sebab konflik seperti ini sering kali muncul akibat kesalahpahaman atau ketidakadilan yang dirasakan oleh salah satu pihak.

Baca Juga:
Pengamanan Ketat! Ribuan Jemaat Ikuti Ibadah Paskah di 119 Titik Kabupaten Malang

"Untuk pihak yang berwajib segera lakukan mediasi yang melibatkan tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah setempat untuk menyelesaikan konflik secara damai," pinta Mahfud. 

Tak hanya itu, lanjut Mahfud, pihak yang berwajib juga harus meningkatkan edukasi sosial, mengingat pentingnya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang menyelesaikan masalah melalui jalur hukum dan dialog, bukan dengan kekerasan.

Menurutnya, melakukan penguatan solidaritas komunitas mengingat insiden ini menjadi pengingat untuk memperkuat hubungan sosial di tingkat akar rumput melalui gotong royong, forum silaturahmi, dan pendekatan kemasyarakatan lainnya agar kita dapat mencegah konflik.

"Kami mendesak pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan adil, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap hukum tetap terjaga," desaknya.

Mahfud juga mengajak seluruh masyarakat Sampang, khususnya di Kecamatan Ketapang untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi. 

"Mari kita jadikan insiden ini sebagai pelajaran berharga untuk memperkuat ukhuwah, membangun keadilan, dan mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang damai", ajaknya.

"Semoga Allah Swt memberikan ketabahan kepada keluarga korban, dan memberikan petunjuk kepada kita semua untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Merajalela! DBD di Pacitan Capai 559 Kasus, 268 Warga Terjangkit Leptospirosis

Baca Selanjutnya

Gelar Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah, Muhilli Lubis Sampaikan Pidato Pjs Bupati Asahan

Tags:

PKS Sampang Serukan Usut Tuntas Insiden Berdarah di Ketapang Jimad Sakteh APH Polisi

Berita lainnya oleh Mat Jusi

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

19 April 2026 18:04

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend