KETIK, TULUNGAGUNG – Pertandingan babak penyisihan Grup F Turnamen PKDI Cup II 2026 Provinsi Jawa Timur yang mempertemukan Tim PKDI Tulungagung melawan Tim PKDI Pacitan. Pertandingan berlangsung sengit di GOR Rejoagung, Kabupaten Tulungagung, Minggu, 9 Agustus 2026 sore.

Jalannya laga semakin semarak dengan hadirnya sejumlah pejabat dan tokoh penting di tribun VIP. Di antaranya Plt. Kepala DPMD Tulungagung Hari Prastijo, Kepala Dispora Tulungagung, Ketua DPC PKDI Tulungagung Juni, serta perwakilan dari PSSI, KONI, dan jajaran tamu undangan lainnya.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, tensi permainan antartim berjalan cukup alot. Skuad PKDI Tulungagung tampil mendominasi penguasaan bola dan melancarkan beberapa kali serangan berbahaya. Sayang, penyelesaian akhir yang masih melenceng di sisi gawang PKDI Pacitan membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PKDI Pacitan mencoba keluar dari tekanan. Petaka bagi tim tuan rumah terjadi pada menit ke-5 babak kedua. Lewat skema serangan cepat, striker PKDI Pacitan berhasil melepaskan tembakan keras kaki kanan dari sudut dalam kotak penalti.

Bola tak mampu dijangkau Sodiq Heru, Kepala Desa Bendiljati Wetan yang mengawal gawang PKDI Tulungagung. Gol tersebut mengubah skor menjadi 0-1.

Baca Juga:
Buka PKDI Cup II Grup F, Ketua DPC PKDI Tulungagung Ajak Kades Perkuat Persaudaraan

Meski PKDI Tulungagung terus berupaya mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tetap tidak berubah untuk keunggulan tim tamu PKDI Pacitan.

Usai laga, Ketua DPC PKDI Tulungagung, Juni, mengapresiasi semangat kedua tim yang tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang laga.

"Secara umum pertandingan hari ini antara PKDI Kabupaten Tulungagung dan PKDI Kabupaten Pacitan berjalan dengan baik, lancar, penuh sportivitas, dan persaudaraan. Pada intinya, kita mengadakan event ini untuk menjalin silaturahmi serta memantapkan persaudaraan antar kepala desa se-Jawa Timur," terang Juni kepada awak media.

Di tempat yang sama, Kapten Kesebelasan PKDI Tulungagung Nanang Setiawan yang menjabat Kades Tawing mengakui keunggulan tim lawan dan menilai laga berjalan cukup seimbang.

Baca Juga:
Silaturahmi Skuad Perseta U-17 Piala Suratin, Plt Bupati Tulungagung Petik Falsafah Jawa hingga Filosofi 'MacGyver'

"Saya kira pertandingan memang berjalan imbang. Bagaimanapun kita akui, Pacitan merupakan tim yang tangguh dan kuat, jadi kita harus menerima hasil ini," ungkapnya.

Saat ditanya mengenai faktor penyebab kekalahan tipis tersebut, sang kapten mengungkapkan bahwa timnya masih minim porsi latihan yang berdampak pada stamina di lapangan.

"Kekurangan kita tentu ada pada porsi latihan yang masih kurang, sehingga ketahanan fisik pemain tampak sangat kedodoran dan kelelahan," jelasnya.

Menatap laga berikutnya yang dijadwalkan pada 11 Agustus mendatang, ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai wadah kebersamaan para kepala desa.

"Harapan ke depan, kegiatan seperti ini bisa menjadi rutinitas agar teman-teman kades dapat terus berkumpul dan berlatih bersama sebagai ajang menyambung silaturahmi, jadi tidak hanya terpaku saat ada turnamen saja," pungkasnya. (*)